Tampilkan postingan dengan label 2021. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2021. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Juli 2021

Mulai tanggal 16 – 22 Juli Exit Tol di Kabupaten Brebes di Tutup

  Brebes - Kendaraan dari arah Jakarta dan Jawa Timur tidak akan bisa masuk wilayah Jawa Tengah melalui tol di wilayah Jateng mulai 16 - 22 Juli 2021. Pasalnya, 27 exit tol di Jawa Tengah ditutup pada rentang waktu dan tanggal tersebut, termasuk di wilayah Kabupaten Brebes.









Penutupan 27 exit di Jawa Tengah itu dimaksudkan untuk mengurangi mobilitas selama PPKM darurat.

Tak Hanya itu Jalur Pantura perbatasan Jawa tengah dan Jawa barat juga akan dilakukan pemeriksaan kendaraan di pos Gabungan di wilayah Losari. Hal ini sesuai dengan kesepakatan Rakor Antara Polresta Cirebon Polda Jabar dengan Polres Brebes Polda Jateng, Rabu (14/07/2021) sore.

Kapolres Cirebon Kota Kombes pol Arif Budiman menjelaskan dalam dalam kegiatan Rakor Lintas Sektoral telah disepakati akan dibangun pos terpadu dalam rangka untuk menyamakan persepsi bagaimana cara bertindak dilapangan terkait dengan mengurangi mobilisasi baik dari Jawa tengah menuju Jawa barat maupun sebaliknya. 

"Kita sepakati hari ini akan dibangun Pos terpadu nanti mulai Jumat (16/07) dalanrangka untuk mengurangi mobilisasi baik dari Jawa tengah menuju Jawa barat maupun sebaliknya sama CBnya, Sektor Kritikal Go silahkan jalan,  sektor esensial dengan dilengkapi dengan surat keterangan dan selebihnya diluar itu Stay At Home," jelas Kombes Pol Arif Budiman.

Sementara itu Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto menyatakan Polres Brebes Polda Jateng akan melakukan penyekatan di perbatasan Jawa tengah dan Jawa Barat. "Rekayasanya kami Polres Brebes akan berkoordinasi dengan Polres Cirebon untuk melakukan penyekatan- penyekatan agar masyarakat juga tahu mulai tanggal 16 akan dilakukan penutupan Jalan Tol sehingga mobilisasi masyarakat dari Cirebon maupun Brebes tetap dirumahapabilan tidak ada kepentingan mendesak, tetap menaati Prokes," ujar AKBP Faisal.

Faisal menambahkan selama penyekatan hanya kendaraan tertentu yang diperbolehkan melintas. Sesuai dengan Imendagri no 15 tahun 2021 pasal ketiga yaitu jenis kendaraan Golongan Kritikal dan esensial dan  itu pun harus menunjukkan surat rekomendasi.

"Hanya kendaraan kendaraan Kritikal dan esensial yang boleh melintasi jalur tersebut, surat keterangan nanti bisa ditunjukan kepada petugas yang berjaga di lapangan," imbuh AKBP Faisal Febrianto. (Humas/Pendim0713)

Rabu, 21 April 2021

Persit KCK Cabang XXIII Dim0713 Brebes Ikuti Webinar Hari Kartini 2021

  Brebes – Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXIII Dim 0713 Brebes, Rem 071 PD IV/Diponegoro mengikuti Webinar yang telah diselenggarakan oleh BKKBN Pusat dalam memperingati Hari Kartini Tahun 2021. Kamis (22/04/2021).














Webinar yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengangkat tema “Peran Kartini Indonesia di Era Milenial dalam Pencegahan Stunting melalui Pemberian Makanan Bergizi Seimbang untuk Anak”


Narasumber yang mengisi dalam Webinar diantaranya Anastasia Satriyo, M.Psi, Psi - Psikolog Anak dan dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes - Ahli Gizi serta Moderator dr. Lula Kamal M.Sc.


Dalam kesempatan tersebut Kepala BKKBN, Dr. (H.C.) Dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Ketua Umum TP PKK, Ny. Tri Tito Karnavian dan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto juga hadir dalam Webinar.


Sementara Ny. Rosa Haikal Sofyan selaku Ketua Persit KCK Cabang XXIII Dim 0713 Brebes menjelaskan bahwa Webinar ini diikuti juga oleh pengurus Cabang Persit XXIII Dim 0713 bertempat di Kantor Persit Kodim 0713 Brebes melalui daring di Channel Youtube BKKBN secara live. (Kujang).

Senin, 12 April 2021

Bocah Kelas 6 SD Juara Porseni Panahan AMM Wanasari Brebes

 


Brebes – Adalah Azzam Muqaff (12), murid kelas 6 SDIT Harapan Umat Brebes, meraih juara pertama ajang panahan putra Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kecamatan Wanasari tahun 2021, yang digelar di SMP Muhammadiyah Sawojajar, Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Minggu (4/4/2021).






Azzam yang merupakan putra pertama dari Pelda Ujang, Ketua Penerangan Kodim 0713 Brebes ini, menyisihkan puluhan peserta dari 20 desa di Kecamatan Wanasari, baik itu anak-anak SMP, SMA, maupun dewasa.


Dikemukakan Daryani, Ketua Panitia AMM Wanasari, kegiatan itu merupakan program kerja yang digelar setiap dua tahun sekali ini diperuntukkan bagi masyarakat umum di wilayah kecamatannya.


“Cabang olahraga yang dipertandingkan adalah panahan dan tenis meja. Agar lebih meriah juga ada perlombaan rakyat yaitu gobak sodor,” terangnya.


Menurutnya, tujuan dilakukan kegiatan itu adalah ajang pencarian bakat yang seni dan olahraga untuk persiapan Porseni tingkat kabupaten dan diharapkan sampai ke tingkat provinsi.


“Dengan pertandingan panahan dan tenis meja Porseni tingkat kecamatan ini dapat memotivasi anak-anak kami, sehingga giat berlatih kedepannya agar muncul bibit-bibit atlet dari Wanasari khususnya,” tandasnya.


Sementara disampaikan ayah bocah, Pelda Ujang, bahwa apa yang diraih putranya merupakan hasil dari latihan memanah sejak 2018, dibawah bimbingan Tarsono, M.Pd, pelatih Club Brebes Archery, serta rajin berlatih di rumah.


“Walaupun baru tingkat kecamatan, namun Azzam sudah membuat bangga keluarga, Kodim Brebes, dan juga Kecamatan Wanasari,” ujarnya.


Ujang berharap bakat anaknya itu akan mengantarkannya berprestasi ke tingkat yang lebih tinggi lagi sehingga mengharumkan nama Kabupaten Brebes. (Aan)

Kamis, 01 April 2021

Tiga Petinju Brebes Gondol Tiga Medali di Kejuaraan Tinju Walikota Cup Tasikmalaya

 


Brebes – Tiga atlet tinju binaan Pertina Brebes, telah mengharumkan nama Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dengan berhasil menggondol 3 medali di ajang tinju Walikota Cup Tasikmalaya, Jawa Barat yang berlangsung di GOR Sukapura dari tanggal 24-28 Maret 2021. 






Dikemukakan Johan SS, pelatih Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Brebes, ketiga atlet adalah Meyrisa Dwiyanti medali perak di kelas 60 kg kategori elit women, Angling Kusuma medali perunggu di kelas 46 kg kategori mans, dan Faiza Fitra Nurwahid kelas 69 kg kategori elit mans.

“Ketiga adalah atlet binaan Pertina Brebes dibawah naungan Koni Brebes, dimana dua di antaranya adalah pelajar dari SMK Nurul Islam Larangan, yakni Meyrisa Dwiyanti dan Angling Kusuma,” bebernya, Senin pagi (29/3/2021).

Lanjut Johan, pihaknya merasa bangga dan bersyukur karena ketiga atletnya berhasil memboyong ketiga medali di event yang diikuti 27 sasana tinju Jabar dan Jateng, dimana Brebes dan Banyumas mewakili Jateng di ajang itu.

Setidaknya ada 131 atlet yang bertanding di 5 Kelas, yaitu kelas Mini Boy 8 tahun hingga Elite Man 30 tahun, dengan berat badan 26-81 kilogram.

“Ketiga atlet kami seharusnya bertanding di kategori junior dan youth karena mereka masih anak-anak, namun oleh panitia dimasukan kategori elit mens dan elit womens. Tapi tak masalah, untuk pengalaman mental bertanding sehingga mereka bisa lebih baik lagi kedepannya,” sambungnya.

Dari 3 petinju binaannya itu, hanya Faiza, adalah yang sering mengikuti pertandingan di berbagai daerah. Sementara bagi Meyrisa, ia baru satu kali mengikuti pertandingan, sedangkan bagi Angling Kusuma, ini adalah kali pertama adu jotos di event resmi.

“Untuk Meyrisa dan Angling Kusuma, akan kita persiapkan mengikuti ajang Popda dan seleksi nasional, sedangkan Faiza untuk persiapan kualifikasi Pra Porprov Jateng,” tandasnya.

Ditambahkannya, untuk pelaksanaan Popda dan Pra Porprov Jateng, masih menunggu kabar karena diundur terkait pandemi covid-19.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas doa dan dukungan dari semua warga Kabupaten Brebes, sehingga mereka berhasil mengharumkan nama Brebes di luar daerah,” pungkasnya. (Aan)

Tanamkan Nilai Kejuangan, Persit KCK Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ziarah Makam Pahlawan

  


Purwokerto - Tanamkan nilai kejuangan para pahlawan kusuma bangsa, Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro ajak anggotanya ziarah ke makam pahlawan. 








Ziarah ke makam pahlawan tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2021, Kamis (1/4/2021) di TMP Tanjung Nirwana Purwokerto, Banyumas. 


Selaku pimpiman ziarah, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Dewi Lagan Safrudin dan diikuti Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 beserta pengurus dan anggota, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Dim 0701/Banyumas, para Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Anak Ranting Titipan beserta pengurus dan anggota. 


Ziarah diawali penghormatan dipimpin Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071, dilanjutkan mengheningkan cipta diikuti segenap peserta, peletakkan karangan bunga di monumen pahlawan oleh pimpinan ziarah dan penaburan bunga tabur ke pusara makam para pahlawan diawali oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 disusul para peserta ziarah. 


Ny. Dewi Lagan Safrudin pada kesempatan tersebut usai memimpin ziarah mengatakan, ziarah ini dilaksanakan selain untuk memperingati rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Ke-75 Persit Kartika Chandra Kirana, juga sebagai wahana kita untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur sebagai kusuma bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan NKRI. 


"Sebagai generasi penerus bangsa, anggota Persit sudah sepatutnya untuk memberikan penghormatan dan menghargai jasa para pahlawannya, dengan kita ziarah ini sebagai wahana kita untuk menanamkan nilai-nilai kejuangan para pahlawan kusuma bangsa", ungkapnya. 


"Dengan ziarah ke makam pahlawan ini, kita berharap semoga anggota Persit Kartika Chandra Kirana khususnya Koorcab Rem 071 dapat mengaktualisasikan nilai-nilai kejuangan pahlawan dalam kehidupan sehari-harinya baik sebagai anggota Persit, dilingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat", ungkapnya. 


Dikatakan, sebagai anggota Persit yang sekaligus pendamping suami sebagai prajurit TNI, harus dapat memberikan contoh suri tauladan disetiap aktiftas kesehariannya baik dilingkungan keluarga, lingkungan organisasi, maupun lingkungan masyarakatnya.

Dengan Tetap Pedomani Prokes Masa Pandemi Covid-19, Prajurit Korem 071/Wijayakusums Ikuti Tes “GARJAS UKP”

 


Banyumas  - Sebanyak 317 personel jajaran Korem 071/ Wijayakusuma, Bintara dan Tamtama mengikuti tes Kesegaran Jasmani “GARJAS” dalam rangka Usul Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1-10-2021. Tes tersebut dilaksanakan terpusat, selama tiga hari mulai Senin hingga Kamis (29/3/2021-1/4/2021) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 






"Tes Garjas tersebut sebagai syarat untuk berhasilnya seorang prajurit dalam meniti kariernya sebagai prajurit TNI", terang Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., Senin (29/3/2021) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 


Menurut Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., bahwa kegiatan tersebut merupakan syarat yang harus dipenuhi setiap prajurit dalam rangka Usul Kenaikan Pangkat (UKP) satu tingkat lebih tinggi.


"Penilaian berdasarkan kategori usia prajurit, peserta wajib memenuhi nilai maksimal dan kriteria sesuai standard yang telah ditentukan untuk dapat Usul Kenaikan Pangkat. Jika hasil tes tidak sesuai dengan kriteria yang ditentukan, otomatis prajurit tersebut tidak dapat diusulkan kenaikan pangkatnya", ungkapnya. 


Pada kesempatan yang sama, Danrem 071/Wiayakusuma menghimbau kepada para prajurit agar selalu memanfaatkan kegiatan pembinaan fisik yang dilaksanakan di satuannya, hal ini untuk mengetahui kemampuan yang dimilikinya.


“Kegiatan pembinaan fisik di satuan agar dilaksanakan secara terukur dan terarah sesuai program kerja dan protap masing-masing satuan,” jelasnya. 


Terkait dengan pelaksanaan kegiatan ditengah masa pandemi Covid-19 ini, Danrem mengatakan prajurit Korem 071/Wijayakusuma, tetap melakukan kegiatan satuan sesuai jadwal. "Kita melaksanakan tes kesegaran jasmani UKP ini selain sebagai tolok ukur kemampuan prajurit untuk usul kenaikan pangkat juga untuk mengetahui hasil dan sebagai bahan evaluasi bagi pimpinan sejauh mana pembinaan fisik yang selama ini dilakukan oleh  prajurit disatuannya masing-masing", terangnya.


"Tes kesegaran jasmani UKP ini merupakan program komando atas yang harus dilaksanakan sebagai wahana untuk mengetahui kemampuan fisik setiap prajurit", paparnya.


Dikatakan, disamping hal tersebut, kita lakukan kegiatan ini juga sebagai bentuk menjaga kebugaran serta untuk menjaga imunitas tubuh setiap prajurit. "Dengan terjadinya wabah pandemi Covid 19 ini, tidak menjadikan prajurit-prajurit Korem 071/Wijayakusuma larut dalam keprihatinan dan  ketiadaan kegiatan satuan. Namun, hal ini untuk menjadikan kita tetap semangat melakukan kegiatan satuan guna mendukung tugas pokok Korem 071/Wijayakusuma", terangnya.


"Pelaksanaan kesegaran jasmani ini, kita tetap mempedomani protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, seperti cek suhu tubuh, cek tensi tekanan darah, menggunakan masker dan pembatasan peserta dalam setiap gelombang agar tetap menjaga jarak", pungkasnya.


Tes Kesegaran Jasmani Usul Kenaikan Pangkat (Garjas UKP) prajurit Korem 071/Wijayakusuma meliputi Garjas "A" Lari selama 12 menit, Garjas "B" berupa Pull Up, Sit Up, Push Up, Lunges dan Shuttle Run dengan nilai Minimal "51" serta tes ketangkasan renang militer dasar jarak 50 meter.

Tingkatkan Data Valid, Korem 071/Wijayakusuma Gelar Puanter dan Binwanwil

 


Banyumas - Guna meningkatkan data yang valid khususnya bidang kemampuan teritorial dan pembinaan teritorial di satuan jajaran Korem 071/Wijayakusuma, Korem 071/Wijayakusuma menggelar Sosialisasi Puanter dan Binwanwil Siterrem 071/Wijayakusuma TW. I TA 2021, Senin (29/3/2021) di Aula Jenderal Sudirman Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 






Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Kav Kristiyanto, S.Sos., mengatakan, kegiatan bidang Kemampuan Teritorial (Puanter) dan Pembinaan Wilayah Pertahanan (Binwanwil) merupakan salah satu kegiatan bidang Teritorial yang terdiri dari Sisrendal Binter, Pengumpulan Data Operasi Perlawanan Wilayah, Himpunan Susunan Klasifikasi Data Wanra serta Inventarisasi dan Klasifikasi Data Logistik Wilayah (Logwil).


"Sisrendal dilakukan untuk menjamin arah pelaksanaan Binter Satkowil agar dapat dilaksanakan secara konsisten dan berlanjut menuju tujuan pembinaan teritorial, melalui suatu pola pikir yang konsepsional dan terpadu, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dan bahan pertimbangan yang dapat disarankan kepada Pemda melalui Rakorbangda", terangnya. 


Pengumpulan data operasi perlawanan wilayah, lanjutnya. Bertujuan untuk menjamin terlaksananya kegiatan pengumpulan data operasi perlawanan wilayah dalam rangka kepentingan pembinaan dan pendayagunaan pembinaan Opswanwil yang didukung data yang valid. 


Sedangkan tujuan dari himpunan susunan klasifikasi data Wanra di wilayah adalah dalam rangka pembinaan dan pendayagunaan bidang Wanwil yang didukung data yang Up to Date. Dan, untuk kegiatan inventarisasi dan klasifikasi data logistik adalah untuk menjamin keakuratan data logistik di wilayah secara cepat, tepat dan akurat.


"Sebagai prajurit kewilayahan, prajurit Wijayakusuma harus memiliki kemampuan teritorial yakni kemampuan temu cepat dan lapor cepat. Selain itu, harus memiliki kemampuan manajemen teritorial berupa Puldata, tabulasi data, klasifikasi wilayah dan laporan berkala, kemampuan penguasaan wilayah dan kemampuan komunikasi sosialnya. Semua itu, sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai permasalahan yang timbul di wilayah", jelasnya.


Kolonel Dwi Lagan menghimbau agar semua upaya tersebut untuk meningkatkan SDM prajurit agar peka dan peduli terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah. "Manfaatkan sarana dan prasarana baik kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sarana informasi lain yang dapat digunakan dalam mendukung peningkatan kemampuan prajurit", pungkasnya.

Korem 071/Wijayakusuma Gelar Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

 


Banyumas - Guna memperkokoh dan mempererat silaturahmi serta toleransi antar umat beragama, Korem 071/Wijayakusuma menggelar Pembinaan Kerukunan Umat Beragama, Rabu (24/3/2021) di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja Banyumas.






Pembinaan Kerukunan Umat Beragama mengangkat tema “Mewujudkan Binter TNI AD Yang Adaptif Melalui Kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Demi Mencegah Konflik Sosial Antar Umat Beragama Serta Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa” ini dilaksanakan sesuai standar protokol kesehatan, diikuti para Ketua FKUB se-jajaran Korem 071/Wijayakusuma, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat se-jajaran Korem 071/Wijayakusuma.


Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Kav Kristiyanto, S.Sos., mengatakan sesuai tema tersebut diatas, maka tujuan dari kegiatan pembinaan ini untuk lebih mempererat tali silahturahmi dan hubungan sosial antar umat beragama khususnya yang ada di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma agar tercipta kehidupan yang damai.


Dikatakan, Istilah kerukunan umat beragama identik dengan istilah toleransi. Istilah toleransi menunjukkan pada arti saling memahami, saling mengerti, dan saling membuka diri dalam bingkai persaudaraan. 


"Bila pemaknaan ini dijadikan pegangan, maka toleransi dan kerukunan adalah sesuatu yang ideal dan didambakan oleh masyarakat. Dalam konteks ke-Indonesiaan, kerukunan beragama berarti kebersamaan antara umat beragama dengan Pemerintah dalam rangka suksesnya pembangunan nasional dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia", paparnya. 


Danrem juga berharap kepada semua, agar dapat berperan aktif  dalam membina kerukunan antar umat beragama di masyarakat dan peka terhadap situasi yang sedang berkembangan saat ini dan harus mampu menjadi pilar pemersatu bangsa dan agama sekaligus dapat menjaga rumah ibadah di daerahnya masing-masing.


Dalam pembinaan kerukunan umat beragama ini, diisi dengan kegiatan penyampaikan materi yang dihadiri 

FKUB sebanyak 50 orang.

Selasa, 23 Maret 2021

Gubuk Siti Romlah Bumiayu Brebes Kini Jadi Rumah Layak Huni

 


Brebes – Pekerjaan rehab RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) program TMMD Sengkuyung tahap I Kodim 0713 Brebes, milik Siti Romlah (57), warga Dusun Wiru RT. 3 RW. 5, Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memasuki tahap finishing yaitu pengecatan. Rabu (24/3/2021).






Sasaran renovasi meliputi rangka atap (perbaikan kayu kaso/kuda-kuda, kayu gording, serta genteng), pemasangan dinding kalsiboard, pemasangan 2 unit kusen kayu dan lubang ventilasi, pemasangan 4 unit kaca jendela mati, dan pengecatan.


Dijelaskan Danramil 08 Bumiayu, Kapten Armed Jupriadi melalui Babinsa Pruwatan, Sertu Anang Jatmiko, bahwa Siti Romlah adalah satu dari lima orang warga penerima manfaat program rehab rumah dalam TMMD Sengkuyung senilai Rp. 10 juta untuk setiap rumah.


“Ibu Siti Romlah layak mendapatkan rehab rumah karena tergolong tidak mampu secara ekonomi dan hanya tinggal sendirian,” bebernya.


Dijelaskannya lanjut, kelima rumah warga penerima manfaat mulai dipugar dan dikerjakan pada Selasa, 9 Maret 2021 lalu.


Sementara itu, Siti Romlah menyatakan banyak terima kasih kepada Pemkab, TNI, Pemdes Pruwatan, dan juga seluruh pihak yang membantu melayakhunikan gubuknya yang dahulu, sehingga kini memberikan semangat hidup baru baginya. (Aan S)

Senin, 15 Maret 2021

TNI Kodim Brebes Tingkatkan Penguasaan dan Keterampilan Prajurit Kewilayahan Melalui Latnister

  

Brebes - Pembukaan Latihan Teknis Teritorial (Latnister) Kodim 0713 Brebes dibuka secara langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku diawali dengan laporan dan pemasangan tanda peserta latihan di Aula Jenderal Soedirman nomor 107 Brebes, Jawa Tengah. Senin (15/03/2021).







 

Dalam amanat Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Mohamad Haikal Sofyan melalui Kasdim, pelaksanaan Latnister bagi personel diharapkan dapat memelihara dan meningkatkan kemampuan teknis aparat teritorial terutama Babinsa agar memiliki kecakapan dalam melaksanakan tugas-tugas kewilayahan.

 

Latihan Teknis Teritorial yang diikuti 17 koramil jajaran ini terdiri dari Danramil, para Perwira Staf dan para Babinsa, dengan pelaksanaan selama tiga hari kedepan (15-17/03). Adapun materi yang disampaikan oleh pelatih kepada peserta latihan lima kemampuan teritorial dan sikap ter.

 

Pelaksanaan Latnister diharapkan dilaksanaan dengan penuh semangat, mengingat pentingnya latihan ini serta terbatasnya waktu latihan yang ada dan diharapkan baik pelatih dan peserta dapat mengikuti latihan dengan seksama agar hasilnya dapat maksimal, karena dengan latihan yang sungguh-sungguh maka tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik dan benar, mengingat tugas kedepan tidak mudah.

“Latnister merupakan upaya satuan untuk memelihara dan meningkatkan penguasaan dan keterampilan prajurit kewilayahan agar memiliki kecakapan dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial baik secara perorangan maupun dalam hubungan kelompok”. Papar Kepala Staf

 

Binter merupakan tatanan yang bercorak kewilayahan dan didayagunakan untuk mengolah potensi wilayah yang meliputi geografi, demografi, maupun kondisi sosial menjadi kekuatan yang siap diperlukan untuk kepentingan pertahanan Negara.

 

Latnister bertujuan memelihara dan meningkatkan penguasaan tentang pengetahuan serta keterampilan tehnis satuan kewilayahan dalam melaksanakan tugas-tugas kewilayahan serta memberikan kemampuan kepada para Babinsa agar dapat melaksanakan tugas di lapangan dengan baik,” tutur Kasdim.

 

“Untuk mendukung suksesnya Pembinaan Teritorial (Binter) prajurit juga harus memahami sikap teritorial meliputi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dengan metode Binter dengan Bakti TNI, Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dan Komunikasi Sosial (Komsos), ” tegas Mayor Infanteri Edwin. (Kujang)

Sinergitas, Kodim 0713 Brebes Lakukan Patroli Hutan Bersama Perhutani

 REBES  – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersama Kodim 0713 Brebes melaksanakan kegiatan patroli hutan dalam ran...