Tampilkan postingan dengan label Sosialisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosialisasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2024

Kodim 0713 Brebes Laksanakan Sosialisasi P4GN

Brebes – Kodim 0713 Brebes besama BNN melaksanakan Sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang dilaksanakan di Aula Jalan Jenderal Soedirman 107, Brebes, Jawa Tengah. Kamis (27/06/2024).


Dandim, Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si,  dalam sambutannya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh anggota TNI tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.






"Anggota TNI memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan masing-masing," Bebernya.


Dandim juga berharap, kegiatan ini dapat memberdayakan anggota TNI untuk menjadi agen perubahan yang aktif dalam memerangi peredaran gelap narkoba, baik di lingkungan militer maupun di masyarakat sekitar.


"Diharapkan  terjalin kolaborasi yang lebih erat antara TNI dan BNN serta instansi terkait lainnya dalam upaya memerangi narkoba," Ujarnya.


Semoga kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan yang cukup kepada anggota TNI tentang tanda-tanda penyalahgunaan narkoba, sehingga mereka dapat melakukan pencegahan dini di lingkungannya masing-masing.


Dengan demikian, kegiatan P4GN ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya memerangi narkoba di wilayah Kodim 0713 Brebes. Harapnya.


Sementara, Kepala BNN Tegal, yang di wakili oleh Mhukti Ali, S.I.P. M.si Kasubag Umum, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kodim 0713 Brebes yang telah aktif dalam melakukan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). 


" Langkah proaktif dari Kodim 0713 Bebes ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba dan mendukung upaya BNN dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah ini,"  Ungkapnya.


Sosialisasi P4GN yang dilakukan secara intensif dan terstruktur oleh Kodim 0713 Bebes menunjukkan komitmen dan sinergi yang baik antara TNI dan BNN dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat dari ancaman narkoba di wilayah kabupaten Brebes. tandasnya.(Pen0713)

Selasa, 30 April 2024

Anggota TNI Kodim 0713 Brebes Terima Sosialisasi Ops Gaktib Dan Yustisi Polisi Militer

Brebes – Kodim 0713 Brebes menerima sosialisasi Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA. 2024 yang di laksanakan oleh Subdenpom IV/1-4 Brebes dan di lanjutkan pemeriksaan kendaraan dihalaman Makodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah. Selasa (30/04/2024).


Kegiatan ini di pimpin langsung dipimpin oleh Dansubdenpom IV/1-4 Brebes Kapten Cpm Tri Ismaryadi didampingi Pasi Intel Kodim Kapten Inf Yatno.





Kegiatan ini merupakan program rutin Subdenpom bersama Kodim dalam memastikan dan menekan angka pelanggaran dalam berkendara maupun pelanggaran lainnya kepada seluruh prajurit Kodim 0713 Brebes.


Di sela kegiatannya Kapten Cpm Tri Ismaryadi selaku ketua tim nenyampaikan Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya satuan atas untuk memastikan bahwa seluruh anggotanya memahami dan mematuhi standar disiplin dan hukum yang berlaku.


Sementara itu Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si melalui Kapten Infanteri Yatno menyampaikan kepada seluruh anggota yang mengikuti sosialisasi untuk manfaatkan kegiatan ini sebaik baiknya guna menambah wawasan dan pengetahuan.


“Jadikan diri kita lebih berhati-hati dalam berbuat dan bertindak, buka wawasan melalui kegiatan Sosialisasi ini agar kita dapat lebih mengerti dampak dari proses hukum itu sangatlah panjang, untuk itu jika ada yang belum dimengerti tanyakan, ucapnya. 


Kegiatan diakhiri dengan pengecekan surat kepemilikan kendaraan baik roda dua maupun empat, kelengkapan kendaraan dan serta SIM TNI.(Pen0713).

Rabu, 27 Maret 2024

Puluhan Peserta Ikuti Sosialisasi, Edukasi dan Bukber JULEHA di Kecamatan Jatibarang

 Brebes – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Brebes Juru Sembelih Halal (Juleha) kembali melaksanakan Sosialisasi dan Edukasi Juleha yang dikuti 50 peserta bertempat di Balaidesa Jatibarang Lor, Kecamatan Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah. Rabu (27/03/2024).


Ketua DPD Juleha Brebes Chasan Mudhofar didampingi Ketua DPD Juleha Kabupaten Tegal dan Kota Tegal saat menyampaikan materi sosialisasi menjelaskan pentingnya seorang Juleha harus selalu mengasah ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai bidangnya guna mendukung Program pemerintah dalam produk halal ditahun 2024.


“Juru Sembelih Halal (JULEHA) dibentuk sebagai mitra pemerintah dalam menegakkan dan menjaga aturan agar proses penyembelihan hewan ruminansia dan unggas serta penanganan bahan makanan yang halal dan thayyib”. Tutur Chasan.


Sementara Sekretaris DPD Juleha Brebes Pelda Ujang TSM, SH anggota Kodim 0713 Brebes mengatakan bahwa seorang Juleha harus selalu memperhatikan beberapa hal penting dalam hal penyembelihan.






Dalam kehidupan sehari hari manusia pada dasarnya membutuhkan makan dan minum. Terkait dengan bahan pangan biasanya bersumber dari bahan nabati dan bahan hewani. Bahan nabati pada dasarnya halal selama tidak ada proses pengolahan atau dengan penambahan bahan-bahan lainnya. Sedangkan untuk bahan hewani terutama yang berasal dari hewan sembelihan maka menjadi kritis terkait kehalalannya.

Peran Juru Sembelih Halal (Juleha) tidak hanya terkait proses penyembelihan hewan ternak sesuai syariat Islam. Proses tersebut, juga mempunyai pengaruh atau peran penting terhadap peningkatan dan kemajuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya makanan berbahan baku daging. Juru penyembelihan halal (JULEHA) adalah orang yang melakukan proses penyembelihan hewan sesuai dengan syariat Islam dan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI). Peran JULEHA sangat penting untuk menjamin kehalalan daging dan produk turunannya.

Dalam menghasilkan hewan sembelihan yang halal maka harus melalui proses penyembelihan yang syar’i. Menurut Fatwa MUI No. 12 Tahun 2009, bahwa penyembelihan secara syar’i harus memenuhi beberapa standar diantaranya Standar hewan yang disembelih : hewan boleh dimakan, masih hidup saat disembelih, memenuhi standar kesehatan hewan, Standar penyembelih : beragama islam dan akil baligh, memiliki keahlian dalam penyembelihan, memahami tata cara penyembelihan secara syar’I, Standar alat penyembelihan : harus tajam, bukan kuku, gigi/taring atau tulang, Standar proses penyembelihan : niat dan menyebut asma Allah SWT, memotong saluran makanan, saluran pernafasan dan 2 pembuluh darah, satu kali dan secara tepat, hayat mustaqirrah, memastikan mati karena penyembelihan dan Standar pengolahan, penyimpanan dan pengiriman : setelah hewan mati karena penyembelihan, hewan gagal sembelih harus dipisahkan, penyimpanan terpisah antara halal dan non halal, ada informasi dan jaminan tentang status kehalalan (penyiapan, pengangkutan, penerimaan).

Penyembelihan halal memiliki banyak manfaat dan dampak positif, baik dari segi agama, kesehatan, maupun ekonomi. Berikut adalah beberapa di antaranya Menjaga kesehatan dan kebersihan daging, karena penyembelihan halal dapat mengeluarkan darah, kotoran, dan racun dari tubuh hewan, sehingga mengurangi risiko penyakit dan kontaminasi, Meningkatkan kualitas dan nilai gizi daging, karena penyembelihan halal dapat mempertahankan tekstur, warna, rasa, dan aroma daging, serta mengandung protein, zat besi, dan vitamin yang lebih tinggi, Memenuhi kewajiban dan kebutuhan umat Islam, karena penyembelihan halal dapat memastikan bahwa daging dan produk turunannya halal dan suci, sehingga tidak meragukan dan tidak menimbulkan dosa bagi yang mengkonsumsinya dan Mendorong pertumbuhan dan pengembangan industri halal, karena penyembelihan halal dapat meningkatkan permintaan dan pasokan daging halal, serta membuka peluang kerja dan usaha bagi para JULEHA dan pelaku bisnis lainnya di sektor halal.

Pengetahuan Asah Pisau juga diberikan oleh Ketua DPD Juleha Kota Tegal Isa Herdian dilanjutkan Tanya jawab, diakhiri dengan melaksanakan Buka Puasa Bersama dan Sholat Maghrib berjamaah. (Pen0713).

Rabu, 07 Februari 2024

Sosialisasi Penyelenggaraan Pembinaan Netralitas TNI Dalam Pemilu dan Pilkada TA 2024 di Wilayah Kodim 0713 Brebes

 




Brebes - Anggota Kodim 0713 Brebes menerima Sosialisasi Pembinaan Netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada di wilayah Kodim 0713 Brebes, dipimpin langsung oleh Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si yang bertempat di Aula Makodim Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes. Rabu (07/02/2024)


Dalam sambutannya Dandim Letkol Sapto Broto mengatakan pada kesempatan ini Kodim 0713 Brebes melaksanakan rangkaian kegiatan Pembinaan Netralitas TNI dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada TA 2024 diharapkan melalui kegiatan Pembinaan Netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada TA 2024 Kita wujudkan Profesionalisme TNI dengan Bersikap Netral dalam Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serta senantiasa mendukung suksesnya penyelenggaraan pemilu dan Pilkada yang Luber dan Jurdil di seluruh Wilayah NKRI terutama di Wilayah Kabupaten Brebes.


Guna mesukseskan kegiatan pembinaan netralitas TNI dalam pemilu dan pilkada tahun 2024 di Kodim 0713/Brebes, maka TNI, PNS dan KBT Kodim 0713/Brebes harus mempedomani yang ada didalam aturan TNI, seperti yang tertuang dalam Buku Netralitas TNI yang dibawa didalam saku para anggota sekalian dimanapun bertugas sehingga dapat diperoleh hasil yang optimal dan netral dalam berdinas diwilayah.

“Pada momen yang baik ini ada beberapa pesan yang harus saya sampaikan kepada para prajurit TNI, PNS dan Persit., agar memahami posisi situasi sekarang. Tak hanya soal netralitas, akan tetapi kita harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial, seperti kita harus bisa mengatur dan mengkontrol agar komentar yang terkadang dianggap sepele, tidak menjadi permasalahan, hindari framming". Papar Dandim.


“Hal diatas merupakan penekanan dan amanah dari Panglima TNI dan KASAD agar prajurit tni aktif agar tidak terlibat dalam politik praktis. Kita harus menjaga betul-betul sampai hari h pada pelaksanaan pemilu tahun 2024 tetap netral, karena kita merupakan benteng terakhir nkri pada saat ini kita sebagai pengayom”. Imbuhnya.


Sesuai dengan tema kita pada hari ini, “Melalui pembinaan Netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada, kita wujudkan profesionalisme TNI dengan bersikap netral dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada serta senantiasa mendukung suksesnya penyelenggaraan pemilu dan pilkada yang luber dan jurdil di seluruh wilayah NKRI.


Beberapa hal yang menjadi prinsip di TNI AD khususnya di Kodim 071/Brebes juga disampaikan oleh Dandim dengan mengajak untuk wujudkan sikap netralitas TNI dalam pelaksanaan pemilu dan pilkada di seluruh wilayah Indonesia dan khususnya di wilayah Kodim 0713/Brebes. Kedua Hindari anggota TNI atau prajurit dari kegiatan politik praktis yang berpeluang menurunkan citra TNI di mata masyarakat dan menjaga dan pelihara citra positif TNI di mata masyarakat dalam menjaga nama baik perorangan maupun satuan dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak citra TNI terkait dengan pelaksanaan pemilu dan pilkada.


Diakhir sambutannya, Dandim Brebes menegaskan bahwa TNI AD, Kodim 0713 Brebes akan tegas dalam pemilu yaitu netral, Netralitas TNI pada pemilu 2024 merupakan Harga Mati dan fokus melaksanakan pengamanan jalannya pemilu 2024 secara profesional sesuai tupoksi. (Pen0713).

Jumat, 19 Maret 2021

BPBD Brebes Edukasi Kebencanaan di Pruwatan Bumiayu

 Brebes – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memberikan edukasi kebencanaan kepada warga masyarakat di lokasi TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2021 Kodim 0713 Brebes. Kamis (18/3/2021).








Lukman Suyatno, selaku narasumber dari BPBD Brebes menjelaskan, tujuan diberikan pengetahuan kebencanaan dalam kegiatan non fisik TMMD Sengkuyung, agar warga Desa Pruwatan setidaknya dapat mengantisipasi bencana alam sedini mungkin.


“Memang bencana alam datangnya tidak dapat dicegah, namun masyarakat setidaknya mengetahui upaya antisipasi dini untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa,” terangnya.


Lanjutnya, penanganan bencana alam bukan tanggung jawab pemerintah saja, akan tetapi pihak, termasuk seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, manajemen bencana juga harus dimiliki desa, mulai dari tahap pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana.


Ia mencontohkan tentang manajemen bencana di tahap tanggap darurat adalah relawan evakuasi, pendirian dapur umum, pendirian tenda, pengamanan desa, dan pengamanan jalur evakuasi.


“Pihak desa kita dorong untuk membentuk relawan-relawan siap siaga bencana dan dilatih secara berkala, karena jika mereka terlatih atau tahu tentang tugas dan tanggung jawabnya masing-masing saat terjadi bencana maka penanganannya cepat dan tepat,” sambungnya.


Pihaknya siap membantu Pemdes untuk melatih para relawan desa selama 5 hari, dimana anggarannya bisa diambilkan dari dana desa.


Ulin, selaku Ketua Karang Taruna Gelora muda Desa Pruwatan menilai bahwa pembekalan/pelatihan penanggulangan bencana secara periodik sangat diperlukan untuk mempertajam keterampilan para relawan masyarakat.


Dirinya berharap, pasca edukasi yang disampaikannya juga dapat mendorong kesadaran warga di desanya untuk menjadi relawan bencana.


Untuk peserta kegiatan ini hanya menghadirkan perwakilan dari warga setempat, sebagai langkah protokol kesehatan covid-19. (Aan S)

Kamis, 11 Maret 2021

Bumiayu : TMMD Sengkuyung Brebes Sosialisasikan Pengolahan Sampah

  

Brebes – Kodim 0713 Brebes mengelar sosialisasi lingkungan hidup tentang pengolahan dan pengelolaan sampah di Aula Balaidesa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (12/03/2021).





Sosialisasi pengolahan dan pengelolaan sampah itu bertujuan untuk mengurangi pembuangan sapah rumah tangga serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan khususnya di Pruwatan.

Kegiatan itu diikuti masyarakat dengan menerapkan protocol kesehatan Covid-19 serta diisi dengan materi bahaya sampah bagi masyarakat, serta pengolahan sampah organik menjadi pupuk.

“Sampah menjadi salah satu permasalahan yang belum bisa teratasi secara maksimal di Indonesia. Berbagai langkah terus dilakukan oleh pemerintah demi menyelesaikan permasalahan tersebut,” kata Sudrajat selaku Pembina Lingkungan Hidup Kecamatan Bumiayu.

Sudrajat menyebutkan, untuk mengatasi masalah sampah salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui perubahan pola prilaku masyarakat. Karena saat ini masih banyak warga yang menggunakan kemasan atau alat lain yang bersifat sekali pakai.

“Kita tahu permasalahan sampah dan sebagainya itu ada di hulu. Hulunya itu salah satunya adalah rumah tangga,” kata Sudrajat.

Upaya untuk penanganan sampah selain melalui pendekatan teknis, perlu didorong juga adanya perubahan prilaku di masyarakat. Contoh kecil adalah dengan membawa botol minum sendiri dan kemasan yang bisa digunakan berkali-kali.

Disamping itu kata Sudrajat perlu mendorong perubahan prilaku masyarakat tentu perlu dukungan sejumlah pihak, salah satunya yakni petani.

Sementara Danramil 08 Bumiayu Kapten Armed Jupriadi menyampaikan pengelolaan sampah yang baik dilingkungan masing-masing atau disetiap lorong adanya bak sampah, serta mengajak masyarakat memilah sampah melalui non organik dan organik.

“Setelah memilah sampah kering atau non organik selanjutnya bisa dibawa ke bank sampah disetor dan mendapatkan uang. Khusus sampah organik bisa dibuat kompos agar menjadi pupuk sehingga mengurangi jumlah pembuangan sampah ke TPA” kata Sudrajat.

Hal itu sambung Sudrajat, mendorong warga mengelolah sampah untuk melakukan investasi, serta pemilahan sampah diharapkan menjadi hulu meningkatkan program bahan baku daur ulang.

Sementara Kepala Desa Pruwatan Rasiman mengatakan rasa terima kasih ke Kodim 0713 Brebes dimana desanya menjadi lokasi TMMD Senguyung I Tahun 2021 apalagi selain pekerjaan fisik juga ada non fisik yang saat ini berlangsung penyuluhan pengelolaan sampah, ini sangat bermanfaat bagi warga. Ternyata sampah selama ini identik dengan barang yang terbuang dapat mendatangkan penghasilan. (Kujang)

Sinergitas, Kodim 0713 Brebes Lakukan Patroli Hutan Bersama Perhutani

 REBES  – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersama Kodim 0713 Brebes melaksanakan kegiatan patroli hutan dalam ran...