Tampilkan postingan dengan label Pohon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pohon. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Januari 2024

Tanggap Bencana, TNI gerak Cepat Bersihkan Pohon Tumbang


Brebes – TNI, Polri Tim SAR dan BPBD Brebes bersama warga mengevakuasi material akibat hujan lebat disertai angina kencang yang terjadi selasa (30/01) yang mengakibatkan badan jalan di Dukuh Balapusuh tertutup pohon dan tiang listrik tumbang dan diperkirakan 300 meter jalan tersebut tidak bisa dilewati, yaitu antar jalan yang menghubungkan kecamatan Tonjong, kabupaten Brebes dan Bumijawa Kabupaten Tegal. Rabu (31/01/2024).

Menurut Batituud Koramil 09 Tonjong, Kodim 0713 Brebes, Korem 0713 Wijayakusuma, Pelda Ibrohim mengatakan bahwa Kronologis kejadian pada selasa (30/01) pukul 16.00  hingga 21.00 malam, wilayah Kecamatan Tonjong telah terjadi hujan lebat disertai angin kencang.


Kemudian tak berselang 3 jam, jalan Bumijawa - Desa Tanggeran ditutup sementara karena adanya pohon, tiang listrik dan tiang telkom roboh yang menutup badan jalan sepanjang 300 meter, dan pemadaman listrikpun dilakukan oleh pihak PLN.

  


“Diperkirakan 3 jam setelah duguyur hujan lebat disertai angina kencang, pohon dan tiang yang berada dibahu jalan roboh dan mengakibatkan lumpuhnya transportasi” ungkap Pelda Ibrohim.



“Sementara PLN mematikan arus listrik guna pengamanan personel bagi relawan yang melaksanakan evakuai penebangan pohon”. Imbuhnya.


Sampai hari ini, jalan penghubung tersbut sudah bisa dilalui oleh warga dan bisa beraktivitas seperti biasa. (Pen0713).

Kamis, 25 Januari 2024

Aksi Tanam 1.000 Pohon di Gunung Lio Salem

 

Brebes - Jajaran TNI di Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma melaksanakan Kegiatan Gerakan Tanam Pohon (GTP) bersama PPS, KPPS se-Kecamatan Salem dan CDK V-DLHK Provinsi Jateng di Area Kalibaya Gunung Lio masuk wilyah Pangkuan Perhutani BKPH Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (25/01/2024).


Kegiatan tanam pohon ini bertujuan ikut mensukseskan program pemerintah dalam Gerakan Menanam 1.000 pohon, memelihara lingkungan agar tetap hijau dan asri, udara sejuk bebas polusi serta untuk membentengi tanah dari longsor atau gerusan air.


Menurut Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wiajyakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si saat dikonfirmasi mengatakan bahwa ada ratusan pohon yang ditanam, diantaranya jenis pohon Pohon Trembesi 200, Jati 200, Petai 200, Ketapang Kencana 200 dan Duren 200 bibit..


"Gerakan Gotong Royong Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas ini dilaksanakan untuk meminimalisir terjadinya bencana alam terutama longsor," kata Dandim.


Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto berpesan agar masyarakat peduli terhadap tanaman yang sudah ditanam. Agar kemudian dirawat bersama karena tanaman tersebut di kemudian hari akan banyak memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.


"Bencana dapat kita minimalisir dengan berbuat baik seperti menjaga kelestarian alam. Kalau kita menjaga alam, maka alam pun akan menjaga kita," tutup Dandim.(Pen0713).

Kamis, 04 Januari 2024

Cegah Bencana, Kodim 0713 Brebes Tanam Ratusan Pohon di Gunung Slamet

 Brebes - Kodim 0713 Brebes melakukan karya bakti dengan menanam 500 bibit pohon di kawasan Gunung Slamet, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah. Kamis (04/01/2024).


Penanaman dimaksudkan untuk mencegah bencana alam penanaman pohon juga untuk memperkuat resapan air di kawasan mata air yang dimanfaatkan oleh ribuan kepala keluarga.

 

Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan bahwa, jenis pohon yang ditanam, yakni Pohon Suren dan buah-buahan. pohon-pohon yang ditanam ini memiliki karakter yang tahan terhadap cuaca ekstrim, sehingga potensi bencana alam yang berasal dari kawasan gunung bisa dicegah. 





Kegiatan karya bakti ini sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Darat yang bertujuan untuk mencegah bencana dampak musim hujan seperti longsor, banjir dan beberapa penyakit menular.


“Total pohon yang kita tanam 500 pohon suren, yang mempunyai karakteristik tahan terhadap cuaca ekstrim khususnya di lereng pegunungan mempunyai akar yang kuat untuk menahan erosi banjir, maupun tanah longsor sehingga apa yang kita tanam ini tepat sasaran, tepat guna.” Katanya


Sementara, menurut Yanto Kepala Desa Plompong mengungkapkan, Penanaman ratusan pohon baru di kawasan Gunung Slamet juga dimaksudkan untuk menambah titik-titik resapan air di sekitar sumber mata air yang ada di kawasan gunung Slamet.


“Dengan adanya penanaman pohon harapan saya untuk menambah kebutuhan debit air semakin menambah dengan adanya pohon-pohon ini nanti ada kandungan-kandungan air yang menambah debit air dari pohon itu sendiri.” Ungkap Yanto.


Selain penanaman pohon, Dandim Brebes melalui 3 Koramil yaitu Koramil 10 Sirampog, Koramil 08 Bumiayu dan Koramil 11 Paguyangan serta Asper KBPH Pekalongan Barat dan juga Masyarakat Desa Plompong melakukan patroli menggunakan sepeda motor trail di lokasi yang sebelumnya sudah ditanami pohon, patroli ini untuk melihat kondisi pertumbuhan pohon.


Sementara .Asper BKPH Paguyangan Sutarno mengatakan “Saat ini kita laksanakan gerakan penghijauan di bukit Plompong di lahan petak 24-A perhutani BKPH Sirampog seluas 1,5 hektar, maksud dan tujuannya adalah menghijaukan bumi Indonesia, kami berharap dapat berlanjut di kemudian hari demi kelangsungan hutan Indonesia yang hijau”. ucap Sutarno saat selesai tanam pohon. (Pen0713). 

Kamis, 22 April 2021

Jembatan Pohon Pinus Menopang Lalu-lintas Antar Desa di Bantarkawung Brebes

  Brebes – Jembatan darurat yang telah selesai dibangun dari pokok pinus yang membentang sepanjang 10 meter di atas Sungai Cidadali, Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, benar-benar sangat vital sebagai akses penghubung antar desa, Banjarsari-Cibentang.







Untuk itu, ratusan warga bersama segenap unsur di kedua desa tersebut serta sejumlah petugas Dinas PU Brebes, sebelumnya bergotong-royong membangun jembatan di jalan poros kabupaten ini, pasca ambrol akibat pondasi jembatan tergerus air Sungai Cidadali saat banjir besar pada 14 April 2021 lalu.


Dijelaskan Danramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Nurhadi melalui Serka M. Sukarjo (Babinsa), saat ini warga di kedua desa khususnya sudah dapat melintas, namun untuk mobil tidak diperbolehkan melintas jembatan setinggi 5,3 meter dari sungai itu.


“Alasan faktor keamanan sehingga jembatan tidak diperuntukkan bagi kendaraan roda empat,” bebernya, Rabu (21/4/2021).


Dijelaskannya lanjut, mobil sementara masih harus memutar jalan melalui desa tetangga yakni Desa Telaga.


Untuk itulah warga berharap adanya perbaikan secara permanen secepatnya sehingga akses ekonomi warga benar-benar lancar. Hal itu disampaikan warga melalui Kepala Desa Banjarsari Armas, S.Pd, dan juga Kepala Desa Cibentang, Yatno. (Aan)

Sinergitas, Kodim 0713 Brebes Lakukan Patroli Hutan Bersama Perhutani

 REBES  – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersama Kodim 0713 Brebes melaksanakan kegiatan patroli hutan dalam ran...