Tampilkan postingan dengan label di. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label di. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Maret 2024

Jembatan Gantung Merah Putih 2 Akan Dibangun di Desa Kalinusu

 






Brebes - Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias hari ini telah selesai melaksanakan karya bakti penggalian lubang pondasi angkur untuk Jembatan Gantung Merah Putih 2 yang akan menghubungkan antar 2 kecamatan yakni di Dukuh Kutagaluh, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu dan Dukuh Karangwungu, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah akan terhubung oleh Jembatan Gantung Merah Putih 2 sepanjang 70 meter. Kamis (21/03/2024).


Sebelumnya telah terwujud 100 persen Jembatan Gantung Merah Putih 1 di Dukuh Wadas Gumantung yang menghubungkan ke Dukuh Satir Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong, dan kini dilanjutkan pembanguna  Jembatan Gantung Merah Putih 2 di Desa Kalinusu Bumiayu.


Dikatakan Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bahwa pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih yang kedua ini atas dasar permintaan warga masyarakat dimana apabila banjir di sungai Kalinusu aktivitas warga terhenti dan harus berputar melewati pusat kota Bumiayu dengan menghabiskan waktu 45 menit.


Dengan dasar tersebut, Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bersama Pj. Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, S.H., M.Hum merespon dengan cepat, mengingat kebutuhan Jembatan di Kalinusu sangat diharapkan sudah berpuluh-puluh tahun oleh warga.


Kepala Desa Kalinusu Wasid bersama puluhan warga menyambut Dandim saat cek lokasi yang akan dibangun Jembatan Gantung dengan berharap mimpinya bersama warga terwujud memiliki Jembatan.


“Saya seperti bangun dari tidur langsung disamber petir, tiba-tiba Pak Dandim datang dan menerima keluhan warga tentang akses jembatan yang sangat vital dalam aktivitas keseharian warga saya sehari-hari”. Tutur Wasid.


“Saat sungai banjir, anak-anak sekolah tidak bisa berangkat dan perekonomian tersendat dan harus mengeluarkan ongkos dan biaya lumayan banyak, sehingga keuntungan pedagang dan petani sangat sedikit (pas-pasan)”. Imbuhnya.


“Apalagi pernah ada ibu-ibu yang akan melahirkan bahkan orang dewasa dan anak-anak saat mengalami sakit harus menahan diri menunggu air sungai surut atau harus berputar menuju pusat kota Bumiayu”. Sebut Kades Kalinusu.


“Sungguh Allah Maha melihat dan mengetahui segala sesuatunya, melalui Pak Dandim Brebes Letkol Sapto Broto ini diwujudkan melalui programnya Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias”. Papar Kades Wasid.


Melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias, Dandim 0713 Brebes akan selalu membantu kesulitan masyarakat dengan selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah, Polri dan seluruh stakeholder guna membantu pemerintah dalam membangun NKRI.


“Alhamdulillah Jembatan Gantung Merah Putih 1 di Desa Kutamendala sudah selesai, itu karena Pemda, Polri, warga masyarakat melalui doa dan pikiran serta tenaganya membantu mendirikan Jembatan Gantung Merah Putih 1 dengan Tulus dan Ikhlas”. Papar Dandim.


Perlu diketahui bahwa Jembatan Gantung Merah Putih 1 adalah Jembatan Gantung pertamakalinya berdiri di Kabupaten Brebes, yakni di Desa Kutamendala dengan bentangan panjangnya 70 meter dan lebar 2 meter dan kini sudah dapat dimanfaatkan oleh warga. (Pen0713).

Selasa, 06 Februari 2024

Peresmian 1.898 Titik Air Gerakan TNI AD Manunggal Air secara virtual di Balai Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Brebes

   


Brebes - Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, SE, M.Si, dan Sekda Brebes Ir. Djoko Gunawan, MT, Kepala Kejaksaan Negeri Brebes Yadi Rachmat Sunaryadi, SH, MH hadiri Peresmian 1.898 Titik Air  Gerakan TNI AD Manunggal Air secara virtual di Balai Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (06/02/2024).


Peresmian 1.898 titik air ini di pusatkan di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi  Maluku Utara oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc  dengan Teleconference bersama seluruh jajaran Kodam, Korem dan Kodim di seluruh Indonesia. 


Dalam kesempatan tersebut KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc juga berkesempatan berdialog secara langsung dengan Dandim dan Kepala desa serta warga yang mendapatkan Program TNI Manunggal Air. 


Menurut KASAD untuk kedepannya Program TNI Manunggal Air akan lebih ditingkatkan lagi, karena dengan ketersediaan air untuk warga akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta akan memperbaiki tingkat kesehatan dengan sistem sanitasi yang baik.


Sementara Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto. SE, M.Si mengatakan untuk Program TNI Manunggal Air dari 1.898 di seluruh indonesia untuk wilayah Kodim 0713 Brebes mendapatkan 7 titik untuk 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Bumiayu, Desa Adisana dan Desa Kalinusu, Kecamatan Tonjong Desa Galuh Timur, Kecamatan Bantarkawung 2 titik di Desa Cibentang dan Kecamatan Larangan Desa Kamal dan Desa Pamulihan.


Sekda Brebes Ir. Djoko Gunawan MT mengapresiasi dengan adanya Program TNI Manunggal Air ini. Menurut Sekda ini merupakan bentuk sinergitas dari seluruh komponen antar pemerintah daerah dan forkompinda yang bersama-sama untuk membantu masyarakat dalam penyediaan air bersih, karena air menjadi point penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempermudah pertanian dan peternakan di Kabupaten Brebes. (Hms/Pen0713)

Senin, 29 Januari 2024

Dandim 0713 Pimpin Upacara Bendera di Lapas Kelas IIB Brebes




 Brebes - Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si yang diwakili Kepala Staf Kodim Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo memimpin upacara bendera yang digelar di Lapas kelas IIB Brebes. Selasa (30/01/2024).


Hal tersebut dilakukan sebagai wujud pembinaan dan bentuk Sinergitas antar Instansi sekaligus dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air serta bangga sebagai bangsa yang besar berjiwa Nasionalisme.


Dalam upacara bendera yang diikuti ratusan narapidana lapas kelas IIB Brebes, Kepala Staf Kodim 0713 Brebes (Kasdim) Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo mengatakan bahwa Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih kali Ini terasa berbeda buatnya pada khususnya dan Satuan Kodim 0713 Brebes, hal ini dikarenakan Upacara kali ini kami laksanakan bersama dengan Jajaran lapas dan rekan-rekan sekalian para warga Lapas Kelas IIB Brebes.


Ungkapan terimakasih kepada Jajaran Lapas kelas IIB Brebes. Tentunya kegiatan ini merupakan suatu kehormatan kebanggaan dan penghargaan bagi kami dan jajaran Kodim 0713 Brebes dan salah satu Bentuk Sinergitas antara Instansi yang harus tetap terjaga dengan baik.


Kasdim juga menegaskan bahwa Upacara pengibaran bendera merah putih yang kita laksanakan  ini mempunyai makna bahwa dengan pengibaran bendera ini dapat  menumbuhkan sikap Disiplin dan Rasa Cinta Tanah Air serta Bangga sebagai Bangsa yang Besar, dan berjiwa Nasionalisme.


Pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara merupakan landasan utama dalam menghadapi berbagai situasi yang tidak pasti. kita harus memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan kita tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu. 

Semangat berbangsa dan bernegara bukan hanya dikalangan aparat pertahanan maupun instansi lainnya, akan tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. ini adalah tugas kita bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan negara kesatuan republik Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih dan bangga dengan adanya upacara ini dimana warga binaan menjadi petugas upacara. Kegiatan ini dapat meningkatkan rasa nasionalisme kita terhadap indonesia. kalian, warga binaan Lapas Brebes jangan pernah merasa rendah atau dikucilkan dari masyarakat. Kalian harus mengikuti segala bentuk pembinaan disini dengan baik dan saya harap kalian dapat membuktikan kepada masyarakat ketika bebas nanti bahwa kalian akan menjadi manusia yang bermanfaat”. Tutur Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo.

“Hubungan tali silaturrahmi antar rekan-rekan warga lapas brebes yang telah terjalin agar tetap di pertahankan serta di tingkatkan, jangan sampai terputus, ambil pergaulan yang baik-baik dan jauhkan tindakan yang melanggar hokum, jaga soliditas serta kondusifitas selama berada disini, karena keluarga anak dan istri menunggumu dirumah”. Paparnya.

Diakhir amanatnya Kasdim juga berpesan agar para narapidana tetap meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, jaga kesehatan dengan selalu menjaga kondisi kesehatan, jaga soliditas serta kondusifitas selama berada disini.


“Tidak ada manusia yang sempurna, serta luput dari kesalahan, untuk itu kita harus senantiasa selalu bersyukur dan merefleksikan diri kita untuk menjadi lebih Baik”,tutupnya. (Pen0713).

Kamis, 25 Januari 2024

Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias, Koramil Banjarharjo Gelar Karya Bakti Pembersihan di Pasar Tradisional




.

Brebes - Dalam rangka Menjaga Kebersihan Lingkungan Pasar Tradisional Koramil 14 Banjarharjo, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama muspika kecamatan Banjarharjo melaksanakan kerja bakti membersihkan pasar tradisional Cikakak yang berada di Desa Cikakak, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (26/01/2024)


Danramil 14 Banjarharjo, Kapten Infanteri Agus Widodo mengungkapkan, jika kegiatan Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias yang dibingkai dalam Karya Bakti kali ini sengaja dilaksanakan di pasar tradisional Desa Cikakak dikarena kondisi sampah banyak yang berserakan dan saluran air tersumbat sehingga nanti pastinya akan mengundang banyak penyakit. 


Kegiatan ini adalah salah satu bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


"Kegiatan ini juga sebagai bentuk implementasi dari pembinaan teriritorial Koramil 14 Banjarharjo hal itu sudah menjadi tugas pokok TNI AD khususnya di Komando kewilayahan, sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sasaran kerja bakti in di fokuskan pengangkatan dan pembersihan sampah serta pembersihan saluran air yang berada di parit depan pasar tersumbat karena sampah." terangnya.


"Di harapkan kegiatan seperti ini bisa menyadarkan bagi pengguna pasar, baik penjual maupun pembeli bahwa kebersihan pasar adalah tanggung jawab bersama. Sehingga nantinya pengunjung pasar tidak sembarangan membuang sampah.” Tutup Danramil. (Pen0713)

Aksi Tanam 1.000 Pohon di Gunung Lio Salem

 

Brebes - Jajaran TNI di Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma melaksanakan Kegiatan Gerakan Tanam Pohon (GTP) bersama PPS, KPPS se-Kecamatan Salem dan CDK V-DLHK Provinsi Jateng di Area Kalibaya Gunung Lio masuk wilyah Pangkuan Perhutani BKPH Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (25/01/2024).


Kegiatan tanam pohon ini bertujuan ikut mensukseskan program pemerintah dalam Gerakan Menanam 1.000 pohon, memelihara lingkungan agar tetap hijau dan asri, udara sejuk bebas polusi serta untuk membentengi tanah dari longsor atau gerusan air.


Menurut Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wiajyakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si saat dikonfirmasi mengatakan bahwa ada ratusan pohon yang ditanam, diantaranya jenis pohon Pohon Trembesi 200, Jati 200, Petai 200, Ketapang Kencana 200 dan Duren 200 bibit..


"Gerakan Gotong Royong Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas ini dilaksanakan untuk meminimalisir terjadinya bencana alam terutama longsor," kata Dandim.


Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto berpesan agar masyarakat peduli terhadap tanaman yang sudah ditanam. Agar kemudian dirawat bersama karena tanaman tersebut di kemudian hari akan banyak memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.


"Bencana dapat kita minimalisir dengan berbuat baik seperti menjaga kelestarian alam. Kalau kita menjaga alam, maka alam pun akan menjaga kita," tutup Dandim.(Pen0713).

Sinergitas, Kodim 0713 Brebes Lakukan Patroli Hutan Bersama Perhutani

 REBES  – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersama Kodim 0713 Brebes melaksanakan kegiatan patroli hutan dalam ran...