Tampilkan postingan dengan label Korem 071 Wijayakusuma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korem 071 Wijayakusuma. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 April 2021

Puasa, Strava Jalan Terus

  Banyumas - Puasa tidak dijadikan prajurit untuk tidak melakukan aktivitas berolahraga, namun puasa juga sebagai penyemangat untuk menjaga imunitas tubuh khususnya di masa pandemi Covid-19. Begitupula dengan prajurit Wijayakusuma, diawal puasa Ramadhan ini, tetap melakukan aktivitas berolahraga sebagai sarana menjaga imunitas tubuh guna mendukung tugas pokok satuan.







"Kita tetap melaksanakan aktivitas sesuai program satuan baik dalam kegiatan olahraga maupun kegiatan satuan lainnya. Namun, untuk porsinya kita sedikit kurangi, yang mungkin dalam berolahraga sebelumnya dimaksimalkan kegiatannya, di bulan puasa ini kita sesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Hal ini untuk menjaga daya imunitas kita, apalagi masih pandemi Covid-19", terang Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. Selasa (13/4/2021).


Dikatakan orang nomor satu di Korem 071/Wijayakusuma, puasa tidak menjadikan prajurit dan PNS untuk tidak beraktivitas, namun hal ini sebagai pemicu kita agar tetap bersemangat dalam menjalankan tugas pokok sebagai prajurit dan PNS TNI AD.


"Dalam puasa ini, Strava (aplikasi layanan internet untuk melacak olahraga manusia yang menggabungkan fitur jejaring sosial- red) berputar. Hal ini untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pembinaan fisik yang dilakukan prajurit. Tidak hanya berputarnya terus strava, fasilitas gymnastic atau fitnes prajurit tetap berjalan dan olahraga lainnya, seperti woodball, tenis lapangan, aerobik, bola volly, bersepeda dan sebagainya", ujarnya.


Danrem berharap, dengan berolahraga secara teratur, terprogram dan terarah tersebut, dapat menjaga dan mempertebal daya imunitas tubuh prajurit-prajurit dan PNS nya dimasa pandemi Covid-19.


Pada kesempatan yang sama, Kolonel Dwi Lagan Safrudin menyampaikan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1442 Hijriah/2021 Masehi" kepada segenap prajurit dan PNS nya serta segenap masyarakat di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma.


Danrem 071/Wijayakusuma berpesan, agar memanfaatkan momentum Ramadhan ini sebagai bulan rahmat dan bulan ampunan yang penuh berkah.


"Menyikapi bulan Ramadhan sebagai bulan rahmat dapat kita jadikan sebagai motivasi untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Jadikan bulan Ramadhan sebagai bulan latihan dengan banyak beribadah termasuk ibadah sosial seperti menyantuni fakir miskin, anak yatim, berinfak dan menunaikan zakat", terangnya.


Danrem berharap, agar nilai-nilai yang baik selama puasa harus bisa diaplikasikan sesuai dengan hakikatnya, bukan hanya simbol, tetapi nilai dan manfaatnya bagi segenap prajurit dan PNS. 


"Mari kita raih hakikat serta nilai dan manfaat yang penuh berkah dan rahmat ini untuk kedamaian, serta mari kita tingkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.


Disamping itu, Danrem juga menghimbau kepada segenap masyarakat dijajarannya, agar dalam melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 5M nya.


"Di bulan penuh berkah dan rahmat ini, mari kita bersama bermunajat kepada Allah SWT, agar pandemi Virus Covid-19 segera berakhir dan sirna dari muka bumi ini khususnya di NKRI yang kita cintai," pungkasnya.

Kunjungannya ke Kota Kripik, Pangdam IV/Diponegoro Silaturahmi Bersama Komponen Masyarakat

  Purwokerto - Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto, usai meresmikan "Wijaya Perkasa Fitnes Center" dan melaksanakan pengarahan kepada para Perwira jajaran Korem 071/Wijayakusuma dan istri Perwira anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, melaksanakan Silaturahmi bersama Komponen masyarakat di Hall Room Hotel Java Heritage, Purwokerto, Banyumas. Kamis (8/4/2021).






Kegiatan selain untuk mempererat dan memupuk tali silaturahmi bersama segenap komponen yang ada di wilayah Banyumas, juga sebagai wahana sharing guna membahas perkembangan situasi wilayah terkait dengan kerukunan umat beragama di wilayah Banyumas, dengan tema  "Mewujudkan Binter TNI-AD Yang Adaptif Melalui Kegiatan Pembinaan Kerukuan Umat Beragama Demi Mencegah Konflik Sosial Antar Umat Beragama Serta menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa". 


Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto, dalam sambutannya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan dan atas banyaknya hadirin yang hadir, hal ini menandakan kekompakan di eks. karesidenan Banyumas. 


Dikatakan Pangdam, salah satu ancaman konflik sosial di era digital saat ini adalah terbentuknya polarisasi yang dapat menyebabkan disintegrasi anak bangsa. "Polarisasi multi dimensi yang timbul harus disikapi dengan serius oleh semua entitas bangsa, agar bangsa ini tetap utuh sesuai cita-cita awal pendiri bangsa", paparnya.


Diterangkan, Kodam IV/Diponegoro bersama seluruh elemen masyarakat mempunyai kewajiban untuk menjadi katalisator terhadap polarisasi baik di dunia maya, media sosial dan di dunia nyata. Bahu membahu, bergandeng tangan untuk mengatasi dampak konflik sosial yang timbul.


FKUB menurut Pangdam, telah bekerja secara dialogis dengan masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama menciptakan suatu kondisi masyarakat yang harmonis, aman dan rukun. 


"Struktur masyarakat Banyumas yang mudah menerima perbedaan, merupakan modal budaya untuk mendapatkan suatu masyarakat yang ideal. Yaitu masyarakat yang berusaha untuk saling menghormati kepercayaan agana lainnya dan menghargai suatu perbedaan. Sehingga, setiap polarisasi yang muncul di masyarakat, secara linier dapat ditemukan solusi pemecahannya", ungkap Pangdam.


Disamping hal tersebut, Pangdam menyampaikan, Indonesia saat ini ada diperingkat 8 dari negara dunia yang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 terbanyak dan tercepat. Karenanya, melalui kegiatan ini kita sosialisasikan akan pentingnya vaksin bagi masyarakat. Hal ini agar ekonomi bangsa kita pulih, mengingat saat ini bangsa kita grownya minus 1 hingga 0,1. "Dengan vaksin ini, kita bisa memulihkan ekonomi bangsa kita. Karenanya, mari kita sampaikan hal ini kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksin, ini merupakan tanggung jawab kita bersama, agar Covid ini bisa ditekan dan perekonomian cepat pulih dan kembali normal", himbau Pangdam.


Ketua FKUB. Banyumas, Dr. KH. M. Raqib, M.Ag., mengatakan FKUB Banyumas telah dan akan terus bersinergi dengan TNI khususnya Korem 071/Wijayakusuma dalam menyikapi apabila ada permasalahan khususnya tentang kerukunan umat beragama di Banyumas. "Atasnama pengurus FKUB Banyumas, mendukung spirit atas semangat menjaga keutuhan NKRI dengan menjaga kerukunan beragama. Agama yang inklusif, agama yang membawa sisi kedamaian, agama yang membawa keeratan antar umat beragama", terangnya. 


Silaturahmi Pangdam IV/Diponegoro bersama komponen masyarakat Banyumas, dihadiri Irdam IV/Diponegoro, Danrem 071/Wijayakusuma, Asrendam IV/Diponegoro, para Askasdam IV/Diponegoro, Kazidam IV/Diponegoro, Kapendam IV/Diponegoro, Ketua FKUB Banyumas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Banyumas.

Ini Pesan Pangdam IV/Diponegoro Saat di Makorem 071/Wijayakusuma

  Banyumas - Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto, dalam lawatan kunjungannya di Makorem 071/Wijayakusuma, meminta kepada segenap prajurit khususnya para Perwira jajaran Korem 071/Wijayakusuma, agar memanage organisasi dengan baik, saat bertatap muka dengan para Perwira dan Persit Kartika Chandra Kirana, Kamis (8/4/2021) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.





Dikatakan Pangdam, organisasi ini bisa berjalan, bisa bekerja  dengan baik, bisa maksimal dan berprestasi tanpa pelanggaran, manakala manajemen organisasi berjalan dengan baik. "Well Organized, artinya organisasi ini dipimpin, dimanage dikelola, diawaki dengan baik. Tanpa itu, siapapun yang ada disini, orang terbaik apapun disini, tidak akan bisa. Manakala tidak dimanage dengan baik", terangnya.


Organisasi ini baik, lanjutnya. Manakala antara pemimpin dengan yang dipimpin itu ada sinergi, ada kepercayaan, ada tanggung jawab bersama. Ada saling mengisi, saling asah, asih, asuh, jadi klop dan kompak atau solid.


"Apabila hal itu terwujud, kuncinya adalah pemimpin harus turun ke bawah. Karena kekuatan TNI AD ada di Kodim dan Batalyon. Karena Danrem itu manajemen dan sebagai koordinator sama dengan Pangdam. Yang bekerja di lapangan Dandim, Danramil dan Babinsa. Oleh karenanya, apabila Dandim tidak turun ke bawah, satuan itu tidak ada apa-apanya. Dandim tulang punggung Danrem, Danramil tulang punggung Dandim. Babinsa harus mempunyai sumber daya manusia yang baik", paparnya.


Disamping hal tersebut, Pangdam dalam arahannya kepada para Perwira dan istri Perwira jajaran Korem 071/Wijayakusuma, agar terus menggerakkan ekonomi dimasa pandemi Covid-19. Karena hal tersebut, sesuai arahan Kasad agar dimasa PPKM pandemi ini, jajarannya untuk menggerakkan ekonomi guna mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa.


Pengarahan Pangdam IV/Diponegoro tersebut dihadiri Irdam IV/Diponegoro, Danrem 071/Wijayakusuma, Asrendam IV/Diponegoro, para Asisten Kasdam IV/Diponegoro, Kazidam IV/Diponegoro, Kapendam IV/Diponegoro, Ketua Persit Daerah IV/Diponegoro beserta pengurus, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro beserta pengurus dan anggota, para Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang se-jajaran Koorcab Rem 071.

"Wijaya Perkasa Fitnes Center" Korem 071/WK, Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro

  Banyumas - Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto resmikan pusat kebugaran prajurit Korem 071/Wijayakusuma "Wijaya Perkasa Fitnes Center", di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. Kamis (8/4/2021)






Wijaya Perkasa Fitnes Center, merupakan bangunan gedung baru yang berada tepat disisi kiri depan gedung utama Makorem 071/WK, bangunan yang dilengkapi sarana dan prasarana seperti alat olahraga gymnastic atau fitnes dan ruangan sesuai standar pusat kebugaran.


Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dilanjutkan pemotongan pita di depan pintu masuk oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, didampingi Danrem 071/WK Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dan disaksikan Irdam IV/Diponegoro, Asrendam IV/Diponegoro serta para Asisten Kasdam IV/Diponegoro, Kazidam IV/Diponegoro dan Kapendam IV/Diponegoro.


Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto usai meresmikan dimulainya penggunaan fitnes center tersebut mengatakan pembangunan fitnes center tersebut menindaklanjuti perintah Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A.,M.Sc., M.Phil.,Ph.D., sebagai sarana menjaga kebugaran prajurit TNI AD khususnya Korem 071/Wijayakusuma, serta untuk menjaga dan merawat postur tubuh prajurit, agar prajurit Wijayakusuma dalam melaksanakan tugas pokoknya tetap terjaga kesehatannnya dan selalu prima.


Selain menandatangani prasasti dan pemotongan pita gedung pusat kebugaran tersebut, Pangdam juga memberikan nama gedung ini "Wijaya Perkasa Fitnes Center".


Sementara itu, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., mengatakan dengan telah diresmikannya gedung fitnes center ini, diharapkan segenap prajurit Wijayakusuma Korem 071/Wijayakusuma dapat meningkatkan kadar kesehatannya melalui fitnes ini. "Kesehatan kita hanya kita yang tahu, karenanya dengan bertambahnya sarana dan prasarana yang memadai di Korem 071/Wijayakusuma, diharapkan segenap prajurit dapat untuk memanfaatkannya untuk melatih kemampuan fisiknya disamping olahraga umum lainnya", terangnya. 


Danrem juga menekankan segenap prajuritnya agar memanfaatkan program satuan khususnya dalam pembinaan fisik di satuan secara terprogram dan terarah.


Pangdam IV/Diponegoro selain meresmikan penggunaan fitnes center tersebut, juga menyaksikan peragaan olah tubuh body contest prajurit-prajurit Wijayakusuma dalam membentuk postur tubuh ideal sebagai seorang prajurit, serta turut menjajal kemampuannya berfitnes.

Ketua Persit KCK Daerah IV/Diponegoro, Pesan ini

  Banyumas - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro, Ny. Novi Rudianto, dalam lawatannya mendampingi Pangdan IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto kunjungan kerja di Makorem 071/Wijayakusuma,  meminta agar apa yang sudah dilakukan ibu-ibu anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 tersebut, dapat terus digali dan dipupuk serta dikembangkan kemampuannya diberbagai bidang ketrampilan.








Hal tersebut, dikatakannya saat meninjau stand-stand ketrampilan hasil karya, kreatifitas dan inovasi para anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, Kamis (8/4/2021) di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 


Dikatakan, dimasa pandemi Covid-19 ini, kita harus bisa menggerakkan roda perekonomian khususnya para anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071, hal tersebut sesuai apa yang disampaikan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana beberapa waktu lalu saat kegiatan zoom meeting Syukuran HUT Ke-75. 


"Apa yang dilakukan anggota Persit ini, sebagai upaya kita untuk memberikan karya, kreativitas dan inovasi guna menggerakkan perekonomian baik setiap anggota maupun masyarakatnya. Ini salah satu bentuk kita memajukan bangsa melalui daya kreativitas dan inovasi anggota Persit. Karenanya, kembangkanlah segala upaya yang dimiliki, kemampuannya dibidang ketrampilan masing-masing", terangnya.

Persit KCK Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Tasyakuran HUT Ke-75 Persit KCK

  Banyumas - Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro ikuti virtual zoon meeting Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana dalam rangka Tasyakuran HUT Ke-75 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2021, dengan tema "Meningkatkan kreativitas dan produktivitas untuk menciptakan keluarga yang mandiri dan tangguh dimasa pandemi". Selasa (6/4/2021) di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 











Virtual zoom meeting dengan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Ibu Hetty Andika Perkasa, dihadiri Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., yang juga selaku Pembina Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071, Kasrem 071/Wijayakusuma, Dandim 0701/Banyumas, para Kasirem 071/Wijayakusuma, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ibu Dewi Lagan Safrudin, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 beserta segenap Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang jajaran Koorcab Rem 071 dan pengurus Koorcab Rem 071.


Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Hetty Andika Perkasa dalam sambutannya mengatakan momentum ulang tahun Persit Kartika Chandra Kirana sebagai ungkapan rasa syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa hingga saat ini Persit Kartika Chandra Kirana berjalan sesuai yang diharapkan. Disamping hal tersebut, juga menyampaikan apresiasi terhadap segenap anggota Persit dimanapun berada dan bertugas yang telah setia untuk prajurit. 


"Peringatan ini, bukanlah sekedar seremonial, melainkan sebagai pemicu semangat dalam organisasi agar menjadi solid, maju dan berkembang", jelasnya. 


Dikatakan Ny. Hetty Andika Perkasa, kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan bukanlah kisah suskes satu orang, melainkan berkat kerjasama yang luar biasa setiap anggota dan kepemimpinan yang kuat dari seluruh pengurus Persit terutama dalam masa-masa sulit dan penuh keterbatasan selama pandemi Covid-19 yang hingga kini masih dirasakan. 


"Berbagai webinar mulai soal kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya sebagai upaya untuk pengkayaan diri telah dilakukan. Hal ini agar anggota Persit bisa menjadi wanita yang mandiri dan tangguh. Tidak hanya itu, tapi mempunyai kontribusi terhadap bangsa dan negara", terangnya. 


Kegiatan sosial seperti Jumat Barokah yang telah berjal was n hampir diseluruh wilayah adalah bukti kepedulian Persit, untuk dapat berbuat demi meringankan kesulitan masyarakat, jelasnya. 


Menurutnya, gerakan Jumat Barokah tersebut, tidak serta merta menyelesaikan masalah ekonomi dan sosial yang ada, namun diharapkan hal tersebut dapat menjadi inspirasi yang lain untuk ikut berbuat, karena bersama kita bisa. 


Ny. Andika Perkasa juga mengatakan, Persit telah berkomitmen untuk selalu peduli dan hadir ditengah kesulitan anggotanya. "Kegiatan mamografi dan penyuluhan kesehatan yang telah dilakukan adalah bagian itu", terangnya. 


"Tuntutan tugas seorang prajurit yang begitu dinamis, hanya mampu diimbangi oleh pendamping yang tangguh. Persit adalah bagian instrumental dari kehidupan dari kehidupan seorang prajurit", jelasnya. 


Karena keluarga adalah sumber kebahagiaan yang utama. Tugas suami akan jauh lebih baik apabila didukung oleh suasana keluarga yang harmonis, tegasnya. 


"Menjadi anggota Persit artinya siap untuk menghadapi berbagai macam tantangan yang sulit, karena tugas dan kewajiban pasangan sebagai seorang prajurit, jelasnya. 


Ia berharap kepada segenap anggota Persit, agar selalu mengutamakan keluarga, baik kesehatan diri, suami maupun anak-anaknya. Karena keluarga sehat, Persit sehat. "Mari kita satukan hati dan tekad dalam mengabdi untuk bangsa dan negara", ajaknya. 


Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Dewi Lagan Safrudin usai mengikuti virtual zoom meeting mengatakan, sesuai yang disampaikan Ibu Ketua Umum Persit, diharapkan segenap anggota Persit khususnya Koorcab Rem 071 dapat terus meningkatkan kreativitas dan produktivitas dalam menciptakan keluarga yang mandiri dan tangguh dimasa pandemi ini. 


"Sebagai anggota Persit dan pendamping suami serta sebagai ibu bagi putra putrinya, harus dapat memberikan sumbangsihnya yang bermanfaat bagi keluarganya, organisasi dan lingkungan masyarakatnya", ungkapnya. 


Ny. Dewi Lagan Safrudin berharap, momentum hari jadi Persit ini sebagai wahana evaluasi dan instrospeksi pengabdian kita sebagai anggota Persit, agar kedepan mampu secara konsisten mengaktualisasikan semangat organisasi Persit dalam wujud dan karya nyata yang berguna bagi keluarga, organisasi serta masyarakat.


Sementara itu, Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., selaku Pembina Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro mengatakan hal paling penting yang harus disadari bagi anggota Persit adalah peran utamanya sebagai istri pendamping suami dan ibu rumah tangga, yaitu mengurus keluarga. Kegiatan Persit harus dapat membawa dampak positif, terutama untuk menjadikan suasana di lingkungan keluarga yang lebih nyaman dan damai.  Oleh karenanya, jangan sampai kegiatan Persit mengganggu keharmonisan rumah tangga.


"Keharmonisan rumah tangga merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi keberhasilan prajurit TNI AD dalam melaksanakan tugas. Karena, tidak ada prajurit yang sukses dalam karier dan tugasnya tanpa didukung oleh seorang  istri. Keberhasilan seorang suami, tidak terlepas dari peran, dukungan, kesetiaan dan ketulusan seorang istri”, terang Danrem. 


"Karenanya, sesuai apa yang disampaikan Ketua Umum Persit, bahwa keharmonisan dalam keluarga harus terus dipupuk, dijaga dan dirawat, hal ini agar tidak terjadi suatu hal yang dapat menghancurkan keharmonisan dalam keluarga. Komunikasi juga perlu, karena komunikasi keluarga utama dalam membangun suatu keluarga", paparnya.

Korem 071/Wk Laksanakan Garjas Periodik Bagi Pamen dan Pama

  


Banyumas – Puluhan prajurit Wijayakusuma khususnya para Perwira Menengah (Pamen) dan Perwira Pertama (Pama) Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan tes kesegaran jasmani (Garjas) periodik semester I TA. 2021. Garjas bagi Pamen dan Pama tersebut digelar selama empat hari dari 5-8 April 2021, bertempat di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas, Senin (5/4/2021).







Garjas diawali dengan pengukuran tensi oleh tim medis dari Denkesyah 04.04.01 Purwokerto. Dari hasil tensi yang dinyatakan memenuhi syarat oleh tim medis dapat mengikuti Garjas dan yang tidak memenuhi syarat tidak boleh mengikuti, selanjutnya seluruh peserta menerima pengarahan dari Tim Jasrem 071/Wijayakusuma.


Tes Garjas Periodik tersebut meliputi tes kesegaran “A” yaitu lari 12 menit dan tes kesegaran “B” Pull Up, Sit Up Twist, Push Up, Lunges dan Shuttle Run.


Tes kesegaran jasmani periodik bagi prajurit ini merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan guna mengetahui sejauh mana tingkat kebugaran fisik prajurit yang sekaligus untuk mengukur kemampuan fisik prajurit secara berkala. Selain itu, untuk melihat tingkat keberhasilan pembinaan fisik setiap prajurit. 


Hal tersebut, sesuai yang disampaikan Danrem 071/Wijayakusums, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., bahwa pembinaan fisik yang dilakukan secara rutin sangat membantu dalam melaksanakan tes Garjas kapanpun dilaksanakan. Namun demikian, Garjas memiliki konsekuensi dan resiko bagi prajurit, dengan pengertian jika menginginkan target nilai yang memuaskan, maka setiap perorangan harus melatih dirinya dengan sungguh-sungguh untuk menghindari cedera atau hal-hal yang menyebabkan kerugian personel.


"Tes kesegaran jasmani ini merupakan kewajiban bagi setiap prajurit dan tes kesegaran jasmani ini merupakan program TNI AD yang harus dilaksanakan setiap prajurit TNI AD. Karena itu, seluruh prajurit perlu selalu membina fisiknya dengan baik serta memanfaatkan kegiatan pembinaan fisik di satuan", terangnya. 


Danrem juga menekankan kepada seluruh prajurit, agar dalam melaksanakan kegiatan selalu menjaga faktor keamanan selama kegiatan berlangsung. Dan melaksanakan kegiatan dengan maksimal sesuai kondisi fisik dan kemampuan masing- masing.


“Dengan membina fisik yang baik, para prajurit dapat mengetahui kondisi kesehatannya. Dengan berlatih dan membina fisik yang dilaksanakan terprogram di satuan, prajurit dapat memperoleh nilai yang baik dalam tes Garjas ini serta diharapkan hasilnya sesuai standar nilai tes kesegaran jasmani prajurit yang ditetapkan komando atas,” pungkasnya.

Kamis, 01 April 2021

Dengan Tetap Pedomani Prokes Masa Pandemi Covid-19, Prajurit Korem 071/Wijayakusums Ikuti Tes “GARJAS UKP”

 


Banyumas  - Sebanyak 317 personel jajaran Korem 071/ Wijayakusuma, Bintara dan Tamtama mengikuti tes Kesegaran Jasmani “GARJAS” dalam rangka Usul Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1-10-2021. Tes tersebut dilaksanakan terpusat, selama tiga hari mulai Senin hingga Kamis (29/3/2021-1/4/2021) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 






"Tes Garjas tersebut sebagai syarat untuk berhasilnya seorang prajurit dalam meniti kariernya sebagai prajurit TNI", terang Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., Senin (29/3/2021) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 


Menurut Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., bahwa kegiatan tersebut merupakan syarat yang harus dipenuhi setiap prajurit dalam rangka Usul Kenaikan Pangkat (UKP) satu tingkat lebih tinggi.


"Penilaian berdasarkan kategori usia prajurit, peserta wajib memenuhi nilai maksimal dan kriteria sesuai standard yang telah ditentukan untuk dapat Usul Kenaikan Pangkat. Jika hasil tes tidak sesuai dengan kriteria yang ditentukan, otomatis prajurit tersebut tidak dapat diusulkan kenaikan pangkatnya", ungkapnya. 


Pada kesempatan yang sama, Danrem 071/Wiayakusuma menghimbau kepada para prajurit agar selalu memanfaatkan kegiatan pembinaan fisik yang dilaksanakan di satuannya, hal ini untuk mengetahui kemampuan yang dimilikinya.


“Kegiatan pembinaan fisik di satuan agar dilaksanakan secara terukur dan terarah sesuai program kerja dan protap masing-masing satuan,” jelasnya. 


Terkait dengan pelaksanaan kegiatan ditengah masa pandemi Covid-19 ini, Danrem mengatakan prajurit Korem 071/Wijayakusuma, tetap melakukan kegiatan satuan sesuai jadwal. "Kita melaksanakan tes kesegaran jasmani UKP ini selain sebagai tolok ukur kemampuan prajurit untuk usul kenaikan pangkat juga untuk mengetahui hasil dan sebagai bahan evaluasi bagi pimpinan sejauh mana pembinaan fisik yang selama ini dilakukan oleh  prajurit disatuannya masing-masing", terangnya.


"Tes kesegaran jasmani UKP ini merupakan program komando atas yang harus dilaksanakan sebagai wahana untuk mengetahui kemampuan fisik setiap prajurit", paparnya.


Dikatakan, disamping hal tersebut, kita lakukan kegiatan ini juga sebagai bentuk menjaga kebugaran serta untuk menjaga imunitas tubuh setiap prajurit. "Dengan terjadinya wabah pandemi Covid 19 ini, tidak menjadikan prajurit-prajurit Korem 071/Wijayakusuma larut dalam keprihatinan dan  ketiadaan kegiatan satuan. Namun, hal ini untuk menjadikan kita tetap semangat melakukan kegiatan satuan guna mendukung tugas pokok Korem 071/Wijayakusuma", terangnya.


"Pelaksanaan kesegaran jasmani ini, kita tetap mempedomani protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, seperti cek suhu tubuh, cek tensi tekanan darah, menggunakan masker dan pembatasan peserta dalam setiap gelombang agar tetap menjaga jarak", pungkasnya.


Tes Kesegaran Jasmani Usul Kenaikan Pangkat (Garjas UKP) prajurit Korem 071/Wijayakusuma meliputi Garjas "A" Lari selama 12 menit, Garjas "B" berupa Pull Up, Sit Up, Push Up, Lunges dan Shuttle Run dengan nilai Minimal "51" serta tes ketangkasan renang militer dasar jarak 50 meter.

Tingkatkan Data Valid, Korem 071/Wijayakusuma Gelar Puanter dan Binwanwil

 


Banyumas - Guna meningkatkan data yang valid khususnya bidang kemampuan teritorial dan pembinaan teritorial di satuan jajaran Korem 071/Wijayakusuma, Korem 071/Wijayakusuma menggelar Sosialisasi Puanter dan Binwanwil Siterrem 071/Wijayakusuma TW. I TA 2021, Senin (29/3/2021) di Aula Jenderal Sudirman Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 






Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Kav Kristiyanto, S.Sos., mengatakan, kegiatan bidang Kemampuan Teritorial (Puanter) dan Pembinaan Wilayah Pertahanan (Binwanwil) merupakan salah satu kegiatan bidang Teritorial yang terdiri dari Sisrendal Binter, Pengumpulan Data Operasi Perlawanan Wilayah, Himpunan Susunan Klasifikasi Data Wanra serta Inventarisasi dan Klasifikasi Data Logistik Wilayah (Logwil).


"Sisrendal dilakukan untuk menjamin arah pelaksanaan Binter Satkowil agar dapat dilaksanakan secara konsisten dan berlanjut menuju tujuan pembinaan teritorial, melalui suatu pola pikir yang konsepsional dan terpadu, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dan bahan pertimbangan yang dapat disarankan kepada Pemda melalui Rakorbangda", terangnya. 


Pengumpulan data operasi perlawanan wilayah, lanjutnya. Bertujuan untuk menjamin terlaksananya kegiatan pengumpulan data operasi perlawanan wilayah dalam rangka kepentingan pembinaan dan pendayagunaan pembinaan Opswanwil yang didukung data yang valid. 


Sedangkan tujuan dari himpunan susunan klasifikasi data Wanra di wilayah adalah dalam rangka pembinaan dan pendayagunaan bidang Wanwil yang didukung data yang Up to Date. Dan, untuk kegiatan inventarisasi dan klasifikasi data logistik adalah untuk menjamin keakuratan data logistik di wilayah secara cepat, tepat dan akurat.


"Sebagai prajurit kewilayahan, prajurit Wijayakusuma harus memiliki kemampuan teritorial yakni kemampuan temu cepat dan lapor cepat. Selain itu, harus memiliki kemampuan manajemen teritorial berupa Puldata, tabulasi data, klasifikasi wilayah dan laporan berkala, kemampuan penguasaan wilayah dan kemampuan komunikasi sosialnya. Semua itu, sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai permasalahan yang timbul di wilayah", jelasnya.


Kolonel Dwi Lagan menghimbau agar semua upaya tersebut untuk meningkatkan SDM prajurit agar peka dan peduli terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah. "Manfaatkan sarana dan prasarana baik kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sarana informasi lain yang dapat digunakan dalam mendukung peningkatan kemampuan prajurit", pungkasnya.

Persit Koorcab Rem 071 Peduli Sesama Donorkan Darah di Masa Pandemi Covid-19

 


Banyumas - Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, dalam rangka memperingati HUT Ke-75 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2021, menggelar bakti sosial peduli terhadap sesama melalui aksi donor darah dan pemberian tali asih. Jumat (26/3/2021) di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 









Aksi kepedulian Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 ini, sebagai wujud empati terhadap masyarakat sebagai wahana membantu stok ketersediaan darah PMI di masa pandemi Covid-19.


Hal tersebut seiring yang disampaikan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, Ny. Dewi Lagan Safrudin yang mengatakan bakti sosial yang dilaksanakan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Persit untuk meningkatkan perannya sebagai istri prajurit dan anggota organisasi serta sebagai warga masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap kondisi kehidupan masyarakat sekitarnya. 


"Kegiatan ini wujud kita membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan pemerintah daerah. Apalagi saat ini, kita berada di masa pandemi Covid-19, sehingga kita turut berempati membantu mengatasi ketersediaan stok darah yang ada di PMI khususnya di wilayah Banyumas dan sekitarnya", terangnya. 


Kita ketahui bahwa, ketersediaan stok darah ataupun plasma darah, sangat dibutuhkan oleh segenap masyarakat dimasa pandemi ini, karenanya dengan kita menyumbangkan setitik darah ini kita dapat membantu menyelamatkan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah.


"Dengan mendonorkan setitik darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan, karenanya mari kita berempati untuk membantu sesama guna membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah dimasa pandemi ini maupun lainnya", himbaunya.


Terkait dengan tali asih, Ny. Dewi Lagan Safrudin mengatakan, bahwa pemberian tali asih ini sebagai wahana untuk mempererat jalinan kasih dengan warakawuri maupun masyarakat, serta untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga para warakawuri dan masyarakat sekitar.

Sinergitas, Kodim 0713 Brebes Lakukan Patroli Hutan Bersama Perhutani

 REBES  – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersama Kodim 0713 Brebes melaksanakan kegiatan patroli hutan dalam ran...