Tampilkan postingan dengan label Penyerahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyerahan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 April 2021

Dandim Brebes Serahkan Hasil Pembangunan Desa Pruwatan Bumiayu Kepada Bupati

 


Brebes – Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, secara resmi menyerahkan hasil pembangunan fisik dan non fisik Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, secara simbolis dengan penyerahan naskah TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2021 kepada Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH, selaku kepala daerah. Rabu (31/3/2021).









Acara penutupan TMMD Sengkuyung yang disederhanakan terkait pandemi covid-19 dan digelar di Pendopo Kabupaten Brebes ini juga dihadiri jajaran Forkopimda serta Forkopimcam Bumiayu, serta Kepala Desa Pruwatan, Rasiman, SH.


Mereka juga menyaksikan penandatanganan plakat batu granit yang nantinya akan dipasang di badan prasasti TMMD di Pruwatan.


“Secara resmi kita serahkan hasil pekerjaan TMMD Sengkuyung kepada masyarakat Desa Pruwatan melalui Bupati Brebes,” ujarnya.


Dandim mengucapkan terima kasih kepada jajaran OPD Kabupaten Brebes, Polres, dan segenap Ormas di wilayah Kecamatan Bumiayu, karena telah sengkuyung membantu pembangunan 30 hari di desa tersebut, mulai dari 2-31 Maret 2021.


“Kepada warga setempat tak lupa saya ucapkan terima kasih dan penghargaan karena sangat antusias membantu kami mulai dari Pra TMMD sampai selesainya pelaksanaan,” sambungnya mengapresiasi.


Tak lupa dirinya meminta agar masyarakat Pruwatan ikut memiliki dan merawat hasil pembangunan pemerintah daerah melalui TMMD itu.


Selanjutnya adalah paparan Dandim melalui Pasiter, Kapten Infanteri Surikan, tentang sasaran fisik/infrastruktur yang telah dibangun yang meliputi peningkatan jalan dengan rabat beton sand sheet sepanjang 680 meter lebar 2,2 meter, pembangunan saluran drainase 634 meter lebar 30 centimeter, pembangunan talud 391 meter dengan ketinggian antara 0,6-1,5 meter, pembuatan 3 unit plat duiker, serta 2 unit gorong-gorong.


Akses jalan yang ditingkatkan beserta sasaran penunjangnya itu, merupakan jalur transportasi antar dusun (Dusun Wiru-Genteng) di Desa Pruwatan, sekaligus dapat tembus ke Dusun Legok, Desa Kalilangkap (desa tetangganya).


Untuk sasaran tambahan fisik yakni renovasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga setempat yang kurang mampu, dengan besaran Rp. 10 juta untuk setiap rumah.


Sedangkan untuk sasaran non fisik yang bertujuan membangun meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Pruwatan meliputi berbagai macam penyuluhan, sosialisasi, dan juga pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat, seperti pertanian, peternakan, pendidikan, KB, protokol kesehatan, hukum, narkoba, dan bela negara.


Untuk diketahui, anggaran TMMD Sengkuyung itu bersumber dari APBD fisik Provinsi Jateng senilai Rp. 251 juta dan APBD Kabupaten Rp. 700 juta. (Aan)

Kamis, 01 April 2021

Danrem 071/Wijayakusuma Hadiri Penyerahan Hasil TMMD ke-110 Kodim 0702/Purbalingga

  


Purbalingga - Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., yang juga selaku PKP (Penanggungjawab Keberhasilan Pelaksanaan) hadiri penyerahan hasil TMMD ke-110 Kodim 0702/Purbalingga di Pendopo Dipokusumo Pemkab Purbalingga, Rabu (31/3/2021).






Hasil pelaksanaan program TMMD ke-110 ditandai dengan penandatanganan naskah serah terima dan dilaksanakannya serah terima naskah dari Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Decky Zulhas selaku Dansatgas TMMD kepada Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, S.E., B.Econ., M.M.


Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., mengungkapkan program TMMD merupakan upaya guna membantu Pemerintah Daerah dalam mengakselerasi pemerataan pembangunan di daerah serta guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan tujuan untuk memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh.


"TMMD yang dilaksanakan ini dalam rangka mendukung percepatan pembangunan pedesaan dan sekaligus sebagai wahana mempertahankan dan memupuk semangat tradisi dan budaya bangsa, semangat kegotongroyongan masyarakat", terangnya. 


Dikatakannya, kegiatan fisik dalam TMMD menjadi daya dukung peningkatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah pedesaan. Selain itu tidak kalah pentingnya, kegiatan yang dilaksanakan dalam TMMD memberikan manfaat bagi masyarakat. Sedangkan kegiatan non fisik, sebagai wahana dan sarana yang efektif dalam pemberdayaan masyarakat diberbagai bidang kehidupan sosial, pendidikan, kesehatan, keamanan dan sebagainya.


“Diharapkan dengan adanya TMMD, masyarakat mempunyai daya dan upaya untuk mandiri agar terlepas dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan dan sekaligus daya tangkal kuat atas berbagai potensi ancaman dan gangguan yang membahayakan kondusifitas wilayah serta tetap tegaknya NKRI”, terangnya.


Terkait dengan telah dirampungkannya pelaksanaan kegiatan TMMD 110, Danrem 071/Wijayakusuma menyampaikan bahwa TMMD tidak hanya dilihat dari keberhasilannya saja, namun lebih dari itu sebagai wahana perwujudan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat untuk bekerja bahu membahu membangun wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sebagai wujud kemanunggalan TNI-Rakyat.


“Hasil TMMD ini harus dipelihara dan dijaga dengan sebaik-baiknya, jangan sampai bangunan yang sudah bagus ini dirusak atau dikotori serta tidak digunakan sebagaimana fungsinya. Dalam merawat ataupun menjaga, tidak hanya masyarakat yang ada di wilayah pelaksanaan TMMD, akan tetapi juga dilaksanakan oleh aparat kewilayahan setempat. Aparat kewilayahan harus bersinergi menjaga dan merawat hasil pembangunan TMMD ini”, paparnya.


Danrem juga mengapresiasi atas segala upaya dan kerja keras yang telah dilakukan Satgas TMMD maupun semua pihak yang telah turut terlibat membantu dalam kesuksesan gelaran TMMD. Selain itu, Danrem juga menegaskan kesiapan jajarannya untuk dapat membantu dan diterjunkan dalam upaya melaksanakan berbagai pembangunan lainnya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, meskipun di medan yang tersulit sekalipun.


Sementara itu, Danrem usai peninjauannya saat penutupan TMMD, mengatakan, bahwa keberhasilan ini tentunya tidak terlepas adanya kerja sama dari pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Kementerian terkait dan partisipasi segenap komponen masyarakat. "TMMD ini bagian dari bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat," tegas Danrem.


Selain itu, Danrem juga mengapresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan program TMMD Ke-110, sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya di sekitar wilayah pelaksanaan TMMD.


Terkait dengan masa pandemi Covid-19, Danrem mengatakan, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa hingga saat ini, pandemi Covid-19 di wilayah Purbalingga khususnya belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Untuk itu, diharapkan kepada aparat Pemda, Prajurit TNI dan Polri agar tidak pernah bosan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes), sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19", harapnya.

Sinergitas, Kodim 0713 Brebes Lakukan Patroli Hutan Bersama Perhutani

 REBES  – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersama Kodim 0713 Brebes melaksanakan kegiatan patroli hutan dalam ran...