Kamis, 22 September 2022

Edukasi Kepada Petani di Sekitar Tol Pejagan-Pemalang Masih Dilakukan

 




Brebes - Edukasi terhadap warga petani agar tidak membakar jerami di areal sawah sekitar ruas Tol Pejagan-Pemalang Km 252 wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (19/9) sekitar pukul 14.00 WIB, masih dilakukan pasca kecelakaan beruntun yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 18 orang luka-luka.

Pasca insiden yang melibatkan 13 kendaraan di jalan tol Km 253 itu, pihak kepolisian memastikan pemicunya adalah asap tebal dari jerami dan rumput ilalang yang tertiup angin ke arah tol sehingga menyelimuti ruas tol tersebut.

Proses penyelidikan masih dilakukan penyelidikan oleh tim Inafis, Satreskrim Polres Brebes, Ditlantas Polda Jateng, dan Puslabfor Polri, untuk memastikan apakah jerami memang dibakar atau lahan jeraminya yang terbakar. Jika memang sengaja dibakar maka pelakunya bisa diancam pidana.

Kemudian upaya edukasi kepada warga tani di sekitar tol masih terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Seperti Sertu Didik Sukamto, Babinsa Krasak Koramil 01 Brebes Kodim 0713 Brebes, bersama perangkat Desa Krasak, melakukan himbauan kepada para petani dan pemilik sawah yang sedang menggarap sawah di sekitar tol wilayah Brebes. Kamis (22/9/2022).

Disampaikan Babinsa, titik api tepat berada di pinggir jalan sampai ke pagar pembatas tol atau di sebelah timur Rest Area 253 A. Panjang areal terbakar kurang lebih mencapai 20 meter. Kemudian untuk titik kedua dan ketiga berada di sebelah timur lokasi kecelakaan.

Kejadian berawal saat mobil Toyota Fortuner yang melewati titik Km 253 terhalang asap sehingga melakukan pengereman mendadak dan akhirnya ditabrak mobil lain di belakangnya sehingga terjadilah kecelakaan karambol serta menyebabkan kemacetan mengular sekitar 10 kilometer.

“Bersama pihak terkait kami masih melakukan upaya antisipasi agar masyarakat petani di sekitar tol agar tidak melakukan pembakaran jerami sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan karena jarak pandang pengemudi terganggu,” bebernya.

Ia menambahkan, dengan edukasi diharapkan masyarakat petani bisa tahu bahwa perbuatan tersebut melanggar hukum karena membahayakan nyawa pengguna tol, termasuk dapat menyebabkan kemacetan panjang. (Aan)

Danramil Banjarharjo Orang Tua Asuh Penderita Stunting

 



Brebes – Kapten Cpl. Ahmad Chaerul Huda, Danramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, jadi orang tua asuh dari 3 anak penderita stunting di Desa Tegalreja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Tampak dirinya didampingi Babinsa setempat Sertu Ridoi Birojikin dan Kadus 1  Desa Tegalreja Asep Sopyan, untuk memberikan bantuan nutrisi dan makanan ringan kepada si kembar Sahrul dan Sahril (1 tahun 9 bulan) dan Arumi Hilwa Azizah (1 tahun 8 bulan) di kediaman masing-masing. Kamis (22/9/2022).

Disampaikan Kapten Chaerul, bahwa pihaknya hanya membantu pihak Dinkes dan DP3KB Kabupaten Brebes sebagai leading sektor pemegang program percepatan penurunan stunting di wilayah kota bawang.

“Sesuai arahan dari Komandan Kodim, bahwa target nasional penderita stunting di tahun 2024 adalah turun menjadi 14 persen. Upaya ini perlu disengkuyung seluruh pihak sehingga target itu terealisasi,” ujarnya.  

Lanjutnya, seperti temuan kasus stunting di Kabupaten Brebes yang mencapai angka 26,3 persen, maka di tahun 2024 angka itu juga diharapkan menjadi 14 persen.

Chaerul berharap dengan perhatian dan pemantauan rutin seperti kepada keluarga si kembar dan Arumi, maka berat badan dan pertumbuhan mereka akan segera membaik.

“Bersama-sama kita juga akan terus memastikan agar keluarga tersebut mendapatkan bantuan-bantuan dari pemerintah,” tandasnya. (Aan)

Rabu, 21 September 2022

Kapten Cpl A. Chaerul Huda Berikan Bantuan Kepada Anak Stunting

 

Brebes - Danramil 14 Banjarharjo, Kodim 0713 Brebes, Kapten Cpl A. Chaerul Huda memberikan bantuan berupa bingkisan kepada warga yang tergolong anak dalam kondisi Stunting di  Desa Tegalreja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rabu (21/09/2022).

Danramil yang didampingi Babinsa Tegalreja Sertu Ridoi Birojikin dan Asep Sopyan Kadus 1 Desa Tegalreja bersama-sama menyambangi warga di RT 02 RW 02 dan RT 04 RW 01 dimana ada anak yang tergolong Stunting dengan diberikannya makanan yang bergizi dalam bentuk bingkisan.

Kapten Chaerul mengatakan "Kami diwilayah ingin membantu warga yang tergolong anak Stunting agar menjadi sehat dan pertumbuhannya normal, sehingga melalui bantuan dan tambahan gizi ini bisa membantu mereka yang membutuhkan". Papar Danramil Banjarharjo.

Sementara Kadus 1 Asep Sopyan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Danramil yang telah membantu warganya dan berkenan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang tergolong Stunting di desa Tegalrejo. (PENDIM0713)

Kegiatan Pengenalan Profesi Kepada Anak Usia Dini di Koramil 13 Salem

 


Brebes – Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes, menerima kunjungan anak-anak PAUD dari TK Muslimat Diponegoro, Desa/Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rabu (21/9/2022).

Pelda Rahmat Wahyudin selaku Bati Tuud Koramil 13 Salem mengemukakan, para tamu usia dini itu diberikan wawasan kebangsaan awal, tugas-tugas daripada Koramil, motivasi kedisiplinan, serta motivasi belajar.

“Kami juga mengajak anak-anak untuk bermain tarik tambang untuk mengajarkan kerjasama kelompok dalam menyelesaikan setiap masalah,” ucapnya.

Sementara disampaikan Hj. Hodijah S.Pd selaku Ketua Yayasan TK Muslimat Diponegoro, bahwa kunjungannya itu untuk mengenal lebih dekat profesi dan tugas-tugas TNI, sekaligus menanamkan nilai-nilai kejuangan serta rasa cinta tanah air.

Pihaknya berharap, setelah bertemu TNI maka anak didiknya akan lebih disiplin dan gemar belajar. (Aan)

Pra TMMD Mulai Rubah Jalan Setapak di Cibentang Bantarkawung

 


Brebes – Para teknisi bangunan Kodim 0713 Brebes yang dibantu masyarakat terus bergotong royong mengerjakan badan jalan antar dusun di Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jateng. Rabu (21/9/2022).

Disampaikan Dandim Letkol Infanteri Tentrem Basuki melalui Bati Tuud Koramil 12 Bantarkawung, Peltu Diono, bahwa jalan itu akan dibangun rabat beton shansed itu panjangnya mencapai 725 meter dengan lebar 2,5 meter.

“Jalan itu sudah diperkeras melalui swadaya desa, namun karena sering tertimbun longsor sehingga lama-lama menjadi jalan setapak menuju perkebunan pinus warga,” terangnya.

Lanjut  Diono, jalan itu saat ini sedang dibangun kembali melalui program TMMD Sengkuyung tahap II Kodim Brebes, dimana saat ini masih dalam tahap pra TMMD.

Jalan itu sangat penting bagi anak-anak dari 3 dusun yaitu Ciawi, Ciasem, dan Cimerak, untuk mengakses sekolahan SMP Satu Atap di Desa Cibentang.


“Jika jalan ini jadi, nantinya anak-anak hanya akan menempuh jarak 725 meter menuju SMP Satu Atap Cibentang itu, daripada sebelumnya harus memutar naik-turun tebing dengan menempuh jarak lebih dari 2 kilometer,” sambungnya.

Diono menambahkan, peningkatan akses jalan tersebut juga dibarengi dengan pembuatan sarana pendukungnya sebagai penguat dan pengawet jalan yaitu 1 unit jembatan, 5 unit plat duiker, talud, dan saluran drainase.

Terpisah dibenarkan Yatno selaku Kades Cibentang, bahwa jalan yang sedang dibangun melalui TMMD itu jelas akan memudahkan berbagai aktivitas warganya.

Pihaknya sangat mengapresiasi gerak cepat Kodim yang sedang mengawali TMMD yang waktunya hanya 30 hari, dengan pekerjaan pendahuluan di pra TMMD agar hasilnya maksimal, termasuk menerjunkan 1 unit excavator untuk mempercepat pelebaran jalan dan penggalian pondasi.

Ia juga akan mengerahkan warganya secara bergilir setiap harinya (per RT) untuk membantu para tukang TNI.

Untuk diketahui, selain membangun infrastruktur di Cibentang, juga dilakukan pembangunan SDM melalui sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan keterampilan.

Untuk total anggaran adalah sebesar Rp. 1 M yang bersumber dari APBD Fisik Kabupaten Brebes. (Aan)

Mengenalkan TNI Sejak Dini, Paud TK Muslimat Diponegoro Kunjungi Koramil 13 Salem

 



Brebes - Anggota Koramil 13 Salem,Kodim0713 Brebes, menerima kunjungan dari anak-anak dan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) TK Muslimat Diponegoro, Desa Salem, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rabu (21/09/2022).

Ketua Yayasan TK Muslimat Diponegoro Hj.Hodijah S.Pd mengatakan kunjungan ini dilakukan untuk mengenal lebih dekat profesi dan tugas-tugas TNI. Sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air dan belajar nilai-nilai kejuangan sebagai upaya menyiapkan generasi diusia dini.

Bati Tuud Koramil 13 Salem Pelda Rahmat Wahyudin dan Babinsa Sertu Tarto memberikan penjelasan tentang wawasan TNI yang terdiri dari tiga angkatan yaitu Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

Dijelaskan pula tugas setiap masing-masing angkatan. Selain pemberian pembekalan, anak-anak juga dikenalkan pada tugas-tugas Koramil, serta memberikan motivasi semangat belajar melalui berbagai kegiatan anggota Koramil.

“Saya sangat senang dengan adanya kunjungan dari anak-anak PAUD TK Muslimat Diponegoro ini karena selain bisa memberikan pengertian secara teori anak-anak juga bisa secara langsung melihat apa yang dilakukan oleh bapak TNI khususnya di Koramil 13 Salem, selain itu juga kami berikan hiburan olah raga tariktambang kepada anak-anak untuk menjalin kekompakan dalam kelompok maupun tim” ujar Pelda Rahmat Wahyudin.(Pendim0713).

Selasa, 20 September 2022

Danrem 071/Wijayakusuma Blusukan Koramil Lembah Gunung Slamet

 


Brebes - Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., disela-sela kesibukannya melaksanakan tugasnya, sempatkan diri blusukan ke satuan bawah Koramil-Koramil terpencil yang berada di wilayah Kodim0713 Brebes. Selasa malam (20/9/2022).

Diantaranya Koramil 10 Sirampog dan Koramil Paguyangan20/Bojong dan Koramil-19/Bumijawa wilayah Kodim 0712/Tegal dan Korami-10/Sirampog wilayah Kodim 0713/Brebes.

Dalam blusukannya, Danrem mengatakan, kunjungan yang dilakukannya ini dalam rangka untuk melihat sejauh mana kondisi prajurit-prajurit kita yang bertugas didaerah terpencil ini, selain itu sejauh mana kondisi satuan dalam hal ini Koramil dalam melaksanakan tugas kewilayahannya.

Dikatakan, ibarat seorang bapak menengok anaknya yang jauh dari keramaian, kita ingin mengetahui kondisinya secara langsung dan juga menyambung silaturahmi bersama prajurit-prajurit yang bertugas menjaga masyarakat di wilayah terpencil ini.

Pada kesempatan tersebut dalam blusukannya, Danrem 071/Wk menyampaikan beberapa arahan dan kebijakan baik dari komando atas maupun kebijakan Danrem 071/Wijayakusuma.

Danrem mengatakan bahwa data-data yang ada di kantor Koramil agar diperbaharui sesuai kondisi nyata yang ada diwilayah pada masa sekarang, terutama tentang peta jarak jaring teritorialnya. Peta tersebut tidak hanya diperbaharui saja, akan tetapi juga harus dapatnya dimengerti dan diketahui karakteristik masyarakat baik kondisi geo, demo, konsos wilayah binaannya. Hal ini guna mengetahui apabila terjadi hal menonjol diwilayah binaannya dapat segera di deteksi dan dicegah secara dini.

Selain hal tersebut,  Danrem 071/Wijatakysuma menekankan agar prajurit selalu menjaga kebersihan lingkungan kantor maupun dilingkungan rumah masing-masing, serta kesehatannya dengan selalu menerapkan pola hidup sehat, berolahraga, asupan makan dan kondisi fisik.

"Kebersihan harus selalu tertanam dalam diri setiap prajurit Wijayakusuma. Jadikan kebersihan sebagai budaya, lakukan hal ini karena kebersihan sebagian dari iman dan kebersihan pangkal kesehatan. Dengan melakukan ini, sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat", terangnya.

Dikatakan, selain mengecek secara langsung kondisi dan situasi pangkalan juga untuk mengetahui sejauh mana kebijakan pimpinan telah dilaksanakan atau belum disatuan bawah.

Mantan Dansat-81/Gultor Kopassus ini, juga menyampaikan beberapa kebijakan komando atas diantaranya, agar segenap prajurit untuk mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dengan melaksanakan kegiatan yang melibatkan masyarakat. Mendukung pelaksanaan kegiatan di masyarakat terutama tentang Stunting, Vaksinasi dan pencegahan penyakit mulut dan kuku pada hewan dilingkungan masyarakatnya. Menghindari segala bentuk pelanggaran dan perbuatan tidak terpuji demi menjaga nama baik diri, keluarga, satuan dan TNI. Serta bijak bermedia sosial dan jangan terpancing oleh isu-isu yang menyesatkan serta jangan berkomentar tentang hal-hal negatif karena hal ini akan dapat merugikan.

Danrem juga menghimbau kepada prajurit yang bertugas di wilayah terpencil dan jauh dengan keluarga, agar selalu menjalin komunikasi dengan keluarganya, dan menjalin komunikasi bersama segenap komponen dan elemen masyarakatnya.

“Sebagai aparat kewilayahan, Danramil dan Babinsa harus tahu dan paham betul tentang situasi dan kondisi wilayah binaanya. Babinsa harus peka dan tanggap terhadap situasi yang menonjol di wilayahnya, bila terjadi hal menonjol lakukan deteksi dini, cegah dini dan lapor cepat. Bina mitra karib untuk mencari dan mendapatkan informasi di wilayahnya dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok,” tegas Danrem.

"Kedatangan saya disini, sebagai wujud komunikasi antara pimpinan dan bawahan di wilayah. Sebagai wahana meningkatkan dan mempererat soliditas dan solidaritas satuan serta kebersamaan pimpinan dengan yang dipimpin", katanya.

“Jaga soliditas, kebersamaan dan solidaritas serta saling melindungi dalam kebaikan dan saling mengamankan satu sama lain dan laksanakan prosedur tetap yang dikeluarkan satuan maupun komando atas dalam setiap mengambil suatu keputusan dan sesuai rantai komando,” pungkasnya. (Suroto Anto Saputro/Pendim0713).

Sinergitas, Kodim 0713 Brebes Lakukan Patroli Hutan Bersama Perhutani

 REBES  – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersama Kodim 0713 Brebes melaksanakan kegiatan patroli hutan dalam ran...