Minggu, 19 Maret 2023

Kontes Burung Berkicau Piala Dandim Brebes Cup 1 Sukses

 

Brebes – Festival burung berkicau Piala Dandim Brebes Cup I Feat BNR yang digelar di Gantangan Segara Madu BC Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menuai sukses dengan banyaknya peserta yang hadir dari luar kota dan luar provinsi Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Banjarnegara, Banyumas, Cirebon, Kuningan, Banjar Patroman, Semarang, dan Jogjakarta. Minggu (19/3/2023).

Dari 31 sesi 16 G (Gantangan), 24 G dan 36 G yang dijadwalkan, 26 sesi sukses dimainkan yang meliputi murai batu berbagai kelas, cucak hijau berbagai kelas, kacer berbagai kelas, kolibri A dan B, sogon A dan B, serta kenari A. Sedangkan untuk sesi burung SRDC A dan B, kenari B dan C, serta murai batu muda 25 K, urung dimainkan karena kurangnya jumlah peserta.

Trio Pahlevi (BNR Indonesia Cabang Brebes) selaku ketua panitia penyelenggara menyatakan bahwa di Brebes, perhelatan kontes burung berkicau memperebutkan Piala Dandim 0713 Brebes baru pertama kali digelar dan menuai sukses.

“Selaku ketua panitia penyelenggara Piala Dandim Brebes Cup I, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya event ini, terutama kepada seluruh kicau mania yang hadir,” ujarnya mengapresiasi.

Levi juga meminta maaf jika memang ada rasa ketidakpuasan dari peserta karena memang manusiawi, namanya lomba pasti ada yang menang dan ada yang kalah.

“Kita ucapkan terima kasih juga kepada para Juri BNR Indonesia dari berbagai kota seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Banjarnegara, Banyumas, Cirebon, Kuningan, serta Banjar Patroman Jawa Barat, karena telah berupaya bekerja secara profesional dibawah sumpah,” sambungnya.

Sementara itu Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mensukseskan hajatan tersebut.

Menurutnya, Festival burung berkicau Piala Dandim Brebes Cup 1 itu merupakan komsos kreatif TNI dalam merangkul dan membina masyarakat kicau mania untuk lebih mencintai dan melestarikan burung berkicau.

Dengan kegiatan seperti itu diharapkan mampu menyemangati para peternak burung dalam upaya pelestarian satwa langka yang memiliki suara kicauan khas demi anak cucu nanti.

“Kebutuhan untuk hobi ini bisa dipenuhi dari hasil breeding sehingga harapannya tidak lagi mengambil dari alam,” tandasnya.

Lanjutnya, kontes burung ini sebagai komsos kreatif Kodim 0713 Brebes dengan masyarakat kicau mania dari berbagai daerah. Juga untuk lebih mempererat silaturahmi dan saling maaf-memaafkan antar kicau mania jelang bulan suci Ramadhan 1444 H.

Menurut Dandim, menang atau menjadi juara tentunya merupakan sebuah harapan bagi setiap peserta, namun jangan dijadikan sebagai tujuan utama karena yang terpenting adalah guyub rukun.

“Masih banyak kesempatan yang lain dan semoga Dandim Brebes Cup II bisa digelar selanjutnya, karena bisa membantu menggerakkan roda ekonomi UMKM di wilayah terutama dari kunjungan kicau mania dari luar kota,” imbuhnya.

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada juara umum yaitu Tim Montolowo asal Kabupaten Tegal. Mereka berhak menerima trophy dan uang pembinaan berdasarkan akumulasi peroleh poin terbanyak dari sejumlah sesi yang dijuarai.

Hadir juga dalam acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata Brebes yang diwakili Wijanarko S.Pd.M.Hum, Danramil 07 Bulakamba Kapten Infanteri Sutarno, Kapolsek Bulakamba Iptu Ibnu Setiyadi, Terima selaku Sekdes Grinting, Tomas H. Amrulloh Agus Sutomo (Pimpinan PT. Cakra Mandiri Nusantara), serta Owner Gantangan Segara Madu BC H. Ap. (Aan)

Kamis, 16 Maret 2023

Pembinaan Mitra Karib Babinsa Brebes

 


Brebes – Kodim 0713 Brebes gelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat selaku jaring atau mitra karib babinsa, di Aula Jenderal Soedirman Makodim Brebes. Kamis (16/3/2023).

Acara ini juga dihadiri Tim Asistensi Kogabwilhan II yaitu Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin SH dan Kolonel Laut (P) Aris Firmantoro, Kasiter Korem 071 Wijayakusuma Letkol Infanteri Darul Quthni, Kasdim Brebes Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo, para perwira staf dan danramil jajaran Kodim Brebes, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan Ormas.

Dalam sambutannya, Dandim Letkol Infanteri Tentrem Basuki mengatakan, kegiatan itu merupakan forum komunikasi dua arah guna mengoptimalkan fungsi jaring mitra karib di 17 koramil jajarannya.

Kegiatan itu juga diharapkan bisa membentuk jaring mitra karib yang lebih luas lagi, kemudian mempererat harmonisasi dan kerjasama antara babinsa dengan semua komponen masyarakat yang tergabung dalam mitra karib sehingga segala informasi terkait segala perkembangan situasi di wilayah dapat dilaporkan dengan cepat dan akurat di kesempatan pertama.

“Pembinaan ini juga untuk mengoptimalkan tugas Binter (Pembinaan Teritorial) dari babinsa itu sendiri, yang meliputi kemampuan temu cepat dan lapor cepat, kemampuan penguasaan wilayah, serta deteksi dini dan pencegahan dini, sehingga suatu ancaman di wilayah seperti radikalisme, terorisme, dan konflik-konflik sosial lainnya di masyarakat dapat segera diredam,” paparnya.

Disampaikannya lanjut, melalui forum itu juga diharapkan dapat diperoleh kesamaan langkah untuk memecahkan berbagai permasalahan yang sebelumnya ada maupun yang berpotensi muncul di masa mendatang.

Pasalnya, Brebes merupakan kabupaten terluas kedua di jawa tengah, dengan jumlah penduduk terbanyak dan terpadat se-jawa tengah dengan beragam suku, agama, adat-istiadat, budaya, dan beberapa bahasa, yang tentunya berpotensi terjadinya gesekan/konflik sosial dari beragamnya perbedaan itu.

“Negara kita menganut sistem pertahanan rakyat semesta, sehingga sampai dengan saat ini NKRI tetap kokoh berdiri karena manunggalnya TNI dengan rakyat dan segenap komponen bangsa lainnya,” tegasnya.

Tak lupa Dandim meminta agar masyarakat jangan mudah terhasut/terprovokasi isu SARA atau berita hoax lainnya yang bertujuan untuk memecah belah persatuan, terlebih jelang agenda nasional Pemilu 2024.

Tugas untuk mengawal keutuhan dan kemajuan bangsa ini akan menjadi lebih ringan dan mudah jika kita sama-sama bisa saling menguatkan/bersinergi dengan segenap elemen bangsa lainnya. Jika situasional aman dan kondusif maka pekerjaan pemerataan pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat berjalan dengan semestinya,” pungkasnya. (Aan)

Tim Asistensi Kogabwilhan II Mabes TNI Komsos di Brebes

 


Brebes – Tim Asistensi Kogabwilhan II (Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II) Mabes TNI melakukan silaturahmi atau Komsos (Komunikasi Sosial) dengan aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat di wilayah teritorial Kodim 0713 Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yakni dengan komponen masyarakat binaan Koramil 01 Brebes dan Koramil 07 Bulakamba. Kamis (16/3/2023).

Disampaikan Wakil Asisten Potensi Wilayah Kogabwilhan II Mabes TNI, Kolonel laut (P) Sunar Solehuddin SH, bahwa komsos TNI merupakan bagian dari metode pembinaan teritorial/wilayah yang memiliki tujuan untuk memelihara harmonisasi antara TNI dengan komponen masyarakat lainnya dalam rangka kepentingan pertahanan rakyat semesta.

Menurutnya, penyamaan visi, persepsi, dan interpretasi dengan komponen masyarakat tentang NKRI yang dilandasi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, penting untuk keberhasilan tugas pokok TNI di masa damai atau OMSP (Operasi Militer Selain Perang), seperti ketahanan pangan, pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi covid-19, bidang pendidikan, KB, penurunan stunting, dan lain-lain.

“Dengan terpeliharanya harmonisasi antara TNI dengan aparatur pemerintahan dan segenap komponen masyarakat binaan Kogabwilhan, diharapkan masing-masing pihak lebih memiliki jiwa kejuangan dan profesionalisme di bidangnya masing-masing sehingga dapat berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Oleh karena itu, kegiatan Komsos itu merupakan momen yang tepat untuk kembali merapatkan barisan guna menyamakan visi dan misi untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi rakyat (UMKM), pasar tradisional, dan sektor lainnya yang menunjang pertumbuhan perekonomian masyarakat di daerah.

Selain komsos dengan masyarakat, tim tersebut juga menyempat diri untuk menyambangi Pos AL Kluwut Kecamatan Bulakamba. (Aan)

Rabu, 15 Maret 2023

Pemantauan dan pemupukan Demplot Jagung Ketahanan Pangan Kodim Brebes

 

Brebes – Koptu Kardiyono Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 17 Songgom, Kodim 0713 Brebes,  mengecek pertumbuhan tanaman Jagung di lokasi lahan Demplot milik Kodim 0713 Brebes dengan luas lahan 2 hektar, Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa Tengah. Minggu(12/3/2023)

Babinsa Songgom Koptu Kardiyono, Koramil 17 Songgom ikut mengawasi dan melaksanakan kegiatan Pemupukan pertama pada tanaman jagung yang dikerjakan oleh para petani.                         

Untuk menjaga keberhasilan program swasembada pangan pemerintah termasuk swasembada jagung. “Sebagai Babinsa saya langsung turun membantu petani, mengecek keadaan tanaman yang selama ini sudah dilaksanakan untuk di data dan segera dilaporkan agar bisa ditindak lanjuti dengan cepat apabila ada kendala,” Ucap Koptu Kardiyono saat mengecek secara langsung perkembangan tanaman jagung.

Menurutnya, tanaman jagung yang berumur 61 hari kurang lebih setinggi 75 sampai dengan 100 cm dengan kondisi sehat ini sudah saatnya dilaksanakan pemupukan.

“Pemupukan kali ini menggunakan jenis pupuk Phonska dan Urea dengan tujuan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan meningkatkan produksi dengan relatif cepat, serta menyuburkan media tanah yang digunakan. Selain itu, juga akan membantu menghambat hama ataupun pertumbuhan penyakit pada tanaman jagung dengan tepat sesuai dosisnya,”, tambahnya

Dengan pengecekan serta pendampingan secara rutin dan intensif oleh para Babinsa, maka pertumbuhan tanaman jagung yang di tanam petani akan semakin bagus dan diharapkan panen jagung juga akan semakin meningkat .(Pen0713).

Upaya Penurunan Stunting di Dukuhmaja Songgom

 


Brebes – Upaya penurunan angka stunting nasional di tingkat desa/tingkat terbawah terus dilakukan Tenaga Kesehatan (Nakes) bersama segenap elemen terkait.

Tampak di Posyandu Triguna 6 Desa Dukuhmaja, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Peltu Jenal Arifin Bati Tuud Koramil 17 Songgom Kodim 0713 Brebes, melakukan pendampingan pelayanan kesehatan dari bidan desa setempat, Solichah A.Md.Keb. Selasa (14/3/2023).

Disampaikan Peltu Jenal, pendampingan program kolaboratif lintas sektoral itu untuk memotivasi para ibu agar lebih semangat dalam memacu pertumbuhan balitanya.

“Kegiatan pelayanan hari ini meliputi pengukuran tinggi dan berat badan balita, pengukuran perkembangan lingkar kepala dan lingkar lengan, serta pemberian vitamin A,” sambungnya.

Jenal menambahkan, pendampingan babinsa juga dilakukan di desa-desa/kelurahan di 17 wilayah kecamatan/koramil di Kabupaten brebes. Para babinsa juga mendorong agar masing-masing pemerintah desa memberdayakan dana desa minimal 10 persen untuk penanganan stunting dengan sasaran catin (calon pengantin), ibu hamil, ibu nifas, baduta, dan balita.

Untuk diketahui, dari hasil survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), angka kasus penderita stunting di Kabupaten Brebes pada awal tahun 2023 naik dari 26,3 persen (2022) menjadi 29,1 persen.

Segala upaya terus dilakukan Dinas Kesehatan dan DP3KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kabupaten Brebes, sebagai leading sektor pemegang program penurunan stunting, menggandeng segenap unsur untuk percepatan.

Seluruh upaya tersebut dilakukan agar angka stunting nasional di tahun 2024 nanti dapat tercapai 14 persen. (Aan)

Sosialisasi Tata Cara Penerimaan Prajurit TNI-AD di SMK Maarif NU Tonjong

 


Brebes – Kampanye kreatif rekrutmen TNI-AD kembali disosialisasikan Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes, di bangku sekolah menengah atas sederajat. Selasa (14/3/2023).

Tampak Koptu Supriyadi sedang memberikan sosialisasi tentang tata cara penerimaan prajurit TNI-AD di Aula SMK Maarif NU Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jateng.

Disampaikan Danramil Tonjong melalui Bati Tuud Peltu Edy Burhanudin, edukasi tersebut bertujuan menumbuhkan minat para siswa dan siswi SMK Maarif NU Tonjong untuk berkarir di militer setelah lulus sekolah nanti.

“Menjadi prajurit TNI, baik itu perwira, bintara, dan tamtama itu gratis sehingga jangan percaya kepada siapapun yang menjanjikan kelulusan dengan membayar sejumlah uang,” tegasnya.

Lanjutnya, para calon prajurit harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari, baik itu kelengkapan administrasi, nilai akademik, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, dan psikologi.

“Kesempatan mendaftar setelah lulus sekolah nanti setidaknya 4-5 kali, yaitu calon prajurit sekurang-kurangnya berumur 17 tahun 9 bulan dan maksimal berumur 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama,” sambungnya.

Jadi banyak peluang bagi para calon karena setiap tahunnya TNI membutuhkan banyak personel baru untuk memenuhi kebutuhan institusi, baik itu TNI-AD, AL, maupun TNI-AU.

Supriadi menambahkan, bagi calon yang memiliki prestasi akademik, seni, maupun olahraga, tentu saja akan menjadi nilai plus tersendiri sehingga membuka lebar peluang untuk lulus.

Sementara itu H. Tatang Amon selaku Kepala Sekolah SMK Maarif NU Tonjong menyatakan bahwa edukasi kepada 250 anak didik kelas XII itu secara tidak langsung akan memotivasi mereka untuk rajin belajar dan berlatih serta lebih disiplin di lingkungan sekolah.

Untuk diketahui, untuk lebih jelas info terkait rekrutmen TNI 2022 dapat mengakses http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/taruna-akmil, atau http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/bintara-ad maupun http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/tamtama-ad. (Aan)

Pemeriksaan Jantung Prajurit Kodim Brebes

 



Brebes – Puluhan anggota TNI Kodim 0713 Brebes kembali diperiksa kesehatan jantungnya oleh tenaga kesehatan TNI dari Rumah Sakit Tingkat IV 04.07.01 Pagongan Tegal.

Tampak pemeriksaan EKG (Elektrokardiogram) kali ini dilakukan di Aula Jenderal Soedirman Makodim Brebes. Rabu (15/3/2023).

Disampaikan Dandim Letkol Infanteri Tentrem Basuki, bahwa pemeriksaan kesehatan jantung ini dilakukan kepada seluruh prajurit dan PNS di jajaran Korem 071 Wijayakusuma, dimana salah satunya adalah Kodim Brebes.

“Serbuan EKG ini untuk mengetahui kesehatan jantung anggota kodim untuk,”

“Pemeriksaan untuk mengetahui gejala gangguan jantung ini dilakukan sebagai upaya preventif kerugian personil akibat serangan jantung saat pelaksanaan tugas berat di lapangan,” terangnya.

Sementara disampaikan dr. Hanif Robbani dari Rumkit Pagongan Tegal, macam pemeriksaan yang dilakukan meliputi jantung koroner, gangguan irama jantung, riwayat serangan jantung, dan gangguan keseimbangan elektrolit.

“Serbuan EKG ini sangat penting bagi keselamatan anggota, sehingga apabila didapati ada anggota yang mempunyai gejala gangguan jantung maka akan dilakukan terapi dan saran medis pengurangan atau peniadaan aktivitas fisik berat,” bebernya.

Lanjutnya, pemeriksaan itu sangat penting karena penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu di dunia.

Pemeriksaan ini telah dilakukan sejak awal Februari 2023 lalu. (Aan)

Sinergitas, Kodim 0713 Brebes Lakukan Patroli Hutan Bersama Perhutani

 REBES  – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat bersama Kodim 0713 Brebes melaksanakan kegiatan patroli hutan dalam ran...